DPR Sebut Palestina Adalah Negara Prioritas

MONITOR, Jakarta – Konflik sengketa wilayah antara Israel dan Palestina membuat sejumlah negara Timur Tengah bereaksi keras. Seperti halnya Turki, negara dua benua ini mengecam keras tindakan yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, atas klaim sepihak terhadap status Yerusalem.

Di sisi lain, adapula negara-negara bagian Timur Tengah yang apatis dan kurang mengambil peran untuk membela hak dan perjuangan rakyat Palestina.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Hanafi Rais mengaku sangat menyayangkan adanya sikap berbeda dari negara-negara Islam. Putra sulung Amien Rais ini menyatakan, masalah Palestina adalah prioritas untuk saat ini.

"Dunia Islam saat ini perlu berpikir untuk bersatu, masalah Palestina harus diselesaikan. Masalah Timteng ini membuka konfigurasi baru bahwa Palestina ini adalah negara prioritas," jelas Hanafi Rais, saat ditemui Monitor di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta. 

Politisi PAN ini mengingatkan negara-negara Teluk, bahwa Iran bukanlah prioritas utama yang harus dipikirkan, lantaran selama ini dianggap membahayakan mereka.

Namun ia justru menilai, celah ini bisa dimanfaatkan Indonesia untuk membuka kran diplomasi secara jangka panjang, untuk menolak penjajahan modern atas Palestina.

"Ini memberi ruang diplomatik yang bisa dimanfaatkan bagi Indonesia. Misi diplomasi kita, secara jangka panjang. Kita tetap menolak penjajahan diatas dunia, soal penjajahan. Zionisme adalah bentuk ideologi keras dan rasisme," tegas pria kelahiran Chicago ini.