Dituding Bohong, Jokowi Diminta Transparan soal Sertifikat Tanah

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta agar Presiden Jokowi menjelaskan kepada publik secara transparan terkait status tanah yang dibagi-bagikan melalui program pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat.

Hal itu menanggapi pernyataan Amien Rais yang menyebut Presiden Jokowi berbohong soal sertifikat tanah yang diberikan kepada rakyat.

"Jokowi jelaskan bagi-bagi tanah ini dari tanah belum ada dibagi atau sudah punya orang tapi belum punya surat?, kata Fahri, di Jakarta, Selasa (20/3).

"Kan sama dengan anda lahir, hak untuk mendapatkan akte itu hak anda. Maka negara wajib memberi anda akte. Sama halnya anda punya tanah, masih dalam bentuk bukti pemilikan tanah jaman belanda dan lainnya, yang oleh pemerintah dibantu, diubah jadi akte, itu artinya bukan bagi-bagi tanah, tapi cuma pengurusan administrasi, dan itu hak rakyat," paparnya.

Kalau mekanismenya seperti itu, sambung dia, maka memang itu gratis harusnya, sama halnya dengan mengurus SIM, KTP, itu hak warga negara, dan tidak perlu ada ucapan 'terima kasih', karena emang itu hak.

"Pertanyaannya, apakah Pak Jokowi ini ngasih tanah atau ngurus administrasinya orang?. Kalau ngurusin administrasi ga usah pake penyerahan-penyerahan gitu. Wajib itu, jadi dijawab aja," sebut politikus PKS itu.

 

<script charset="UTF-8" src="//cdn.sendpulse.com/9dae6d62c816560a842268bde2cd317d/js/push/758cf63791745a539a382c8a9b66783d_0.js" async></script>