Pemerintah terus matangkan Pendidikan Vokasional

MONITOR, Jakarta – Deputi Koordinator Bidang Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono, mewakili Menko PMK, Puan Maharani mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri (RTM) terkait dengan perubahan kurikulum vokasi. RTM diselenggaran di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta dan dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendikbud Muhajir Effendi, serta para pejabat eselon I instansi terkait.

Pemerintah mengklaim terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia dengan mendorong penguatan pendidikan vokasional. Penguatan tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Inpres No.9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah  Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia. 

Dalam Inpres tersebut menginstruksikan kepda 12 Kementerian,1 Lembaga dan 34 Gubernur untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas dan fungsi  dan kewenangan masing-masing dalam merevitaliasi SMK. "Dan tugas Kemenko PMK adalah melakukan pematauan dan evaluasi serta koordinasi dengan kementerian dan lembaga yang mendapatkan penugasan tersebut," kata Agus Sartono.

Keseriusan pemerintah dalam meningkatkan pendidian vokasi ditandai juga dengan adanya perbaikan dan penyelarasan kurikulum vokasi. Penyelaran tersebut tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan industri serta menjamin adanya relevansi hasil lulusan dengan kebutuhan industri. 

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia