Mendikbud: Siswa yang Minat di Bidang Audiovisual Harus Diarahkan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan RI mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah (LKAS) tahun 2017 oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (16/10).

Mengetahui hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap ajang LKAS dapat menciptakan dan meramaikan industri film Indonesia. Muhadjir menilai, bidang industri kreatif media masih sangat kurang.

"Mencari pelaku film tapi juga akan mengisi ruangan pekerjaan yang masih ini masih banyak film dalam bidang industri kreatif terutama dalam bidang media," ujar Muhadjir Effendy di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (16/10).

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menegaskan, pihak sekolah harus mampu memberi arahan dan pembinaan khusus kepada para siswa yang ingin menyalurkan minat generasi muda di bidang audiovisual.

Tak hanya itu, ia juga mendorong dan memotivasi generasi muda untuk menghasilkan karya dan keterampilan yang bermuara sejarah hingga dikemas dengan lebih inovatif dan atraktif.

"Saya harap ada pembinaan lebih lanjut di sekolah sekolah yang akan menekuni di bidang film. Saya yakin kerja kerasnya tidak akan percuma, bukan berarti sudah selesai apa yang dicapai hari ini," jelas Muhadjir.

Muhadjir menambahkan, hadiah yang didapat para peserta mampu digunakan sebaik mungkin dan semoga mampu dijadikan motivasi untuk membuat kreasi yang lebih bagus lagi.

"Saya kira tetap semangat, saya kira tolong hadiahnya dimanfaatkan untuk kreasi lebih lanjut dan nanti akan menentukan keberhasilan di masa mendatang," harapnya.

Seperti diketahui, Juara Terbaik Pertama dengan perolehan nilai 475, SMA Negeri 2 Kuripan Lombok disusul Juara Terbaik Kedua dengan nilai 460, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta. Kemudian Juara Terbaik Ketiga dengan nilai 450, SMA Negeri 1 Matauli Pandan Sumatera Utara.