Cegah Kanker, Makanlah Buah-Buahan Ini

MONITOR, Jakarta – Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Umumnya, kanker dapat dirawat dan disembuhkan, asalkan sel kanker terdeteksi sejak dini. Banyak faktor yang dapat menimbulkan kanker salah satunya yang paling umum adalah merokok, penyakit turunan, radiasi sinar UV, dan masih banyak lagi.

Dikutip dari deherba, menurut salah satu pendapat The American Cancer Society, dikatakan salah satu cara terbaik dan tersehat untuk mencegah kanker adalah dengan mengubah pola makan. Dan beberapa pilihan makanan terbaik yang bisa cukup ampuh bekerja mencegah kanker, antara lain:

1. Tomat

Gambar terkait

Kebanyakan orang hanya menganggap tomat sebagai buah berasa asam manis yang lazim dimanfaatkan sebagai sayuran dan bumbu penambah rasa dalam hidangan. Tak banyak yang tau betapa besar khasiat tomat untuk mencegah kanker.

Kekayaan likopen dalam tomat, dan disempurnakan dengan deretan vitamin A, C, E dan B menjadi kekuatan tomat untuk melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel dan aktivitas abnormal regenerasi sel. Dalam publikasi jurnal tahun 2013 pada The Nutritional Science and Vitaminology dikatakan tomat memiliki kekuatan untuk mencegah kanker prostatdan pencernaan dalam prosentasi yang relatif tinggi.

2. Pomegranate

Gambar terkait

Delima memang dikenal sebagai salah satu buah dengan nutrisi dan anti oksidan terbaik, namun jenis delima yang satu ini jelas bukan delima biasa. Ada sederet anti oksidan mulai dari flavonoid, quercetin, antosianin, tanin dan polifenol bekerja sama membantu mengatasi radikal bebas, me ngatasi oksidasi sel yang memicu kerusakan DNA dan mencegah pembentukan regenerasi sel abnormal yang berbahaya.

Diakui jenis buah delima satu ini tak mudah Anda dapatkan di Indonesia, Anda pun hanya bisa mendapatkannya di beberapa supermarket berukuran besar. Namun menambahkan semangkuk sereal pagi Anda dengan bulir pomegranat akan sangat bermanfaat untjk kehamilan.

3. Anggur

Gambar terkait

Jenis anggur di pasaran sangat beragam, mulai dari jenis ungu, kemerahan dan hijau. Apapun jenis anggur pilihan Anda beserta biji yang terkandung di dalamnya memiliki khasiat sebagai anti kanker.

The Journal of Agricultural and Food Chemistry, pada tahun 2005 mengatakan bahwa polifenol dalam anggur efektif untuk mengatasi kanker dan penyimpangan pertumbuhan sel. Dalam riset lain pada tahun 2009 juga diungkap adanya kandungan setidaknya lebih dari 30 jenis flavonoid dalam anggur yang membantu membersihkan darah dan melawan kerusakan DNA serta oksidasi sel.

4. Noni

Gambar terkait

Buah tropis satu ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu anti kanker terbaik dari tanah melanesia. Dengan aroma khasnya justru tersimpan sederet manfaat termasuk kemampuan sebagai detoksifikasi dan mencegah oksidasi sel serta mempertahankan kondisi DNA. Ini semua berkat kandungan proxeronine, quercetin, pinoresinol, scolopetin, dan beberapa kandungan penting lain.

Menambahkan noni juice sebagai salah satu menu harian Anda akan memberi Anda sederet manfaat. Kandungan vitamin, mineral dan astringent di dalamnya menyegarkan dan menutrisi tubuh Anda. Sedang di sisi lain kandungan anti oksidannya sekaligus bekerja mengatasi radikal bebas dalam tubuh Anda dan mencegah serta mengatasi pembentukan sel abnormal.

Riset yang dikembangkan oleh Hirazumi dan Fususawa dari The University of Hawaii pada tahun 2001 dikatakan bahwa dalam buah Noni ditemukan sejumlah senyawa yang bekerja sebagai agen anti karsinogen yang menyerang agresivitas sel yang bertransformasi dan mengatasi sel yang menyerang sel sehat.

5. Berry

Gambar terkait

Segala jenis berry baik itu strawberry, blueberry, cranberry, raspberry dan jenis berry lain dikenal memiliki kekayaan flavonoid dan antosianin yang tinggi. Antosianin dikenal sebagai salah satu anti karsinogen atau melawan faktor toksin yang merusak DNA.

Dalam jurnal yang diterbitkan tahun 2013 The Anticancer Agents in Medicinal Chemistry, dikatakan bahwa blue berry, salah satu jenis berry dengan kadar antosianin tertinggi memiliki kemampuan mematikan sel kanker stadium II dari jenis kanker payudara, kanker kolon dan kanker prostat.

Meski kandungan antosianin dalam strawberry atau raspberry tidak sebanyak blue berry, namun jenis berry yang lebih mudah ditemukan di Indonesia ini mengandung kekayaan polifenol dan terpenes yang sangat penting untuk menjaga regenerasi sel, termasuk mencegah pembentukan sel abnormal.

6. Nanas

Gambar terkait

Dalam salah satu riset yang diungkap pada Planta Medica tahun 2003 dikatakan bahwa kandungan bromelain dalam nanas tidak hanya bekerja memerangi batuk, tetapi juga sebagai anti kanker. Kemampuannya dalam mematikan sel kanker dalam dosis tertentu bisa menyamai kemampuan kemoterapi.

Sejumlah kandungan lain dalam nanas bekerja unik mengaktifkan sistem imunitas alami tubuh terhadap toksin dan membangun sistem proteksi alami terhadap kerusakan DNA yang bisa menjadi awal dari pembentukan sel kanker.

7. Sirsak

Hasil gambar untuk sirsak

Meski sebenarnya lebih dikenal di Indonesia, rupanya buah satu ini belakangan mulai populer di dunia berkat kandungan senyawa yang diklaim bisa bekerja serupa dengan kemampuan kemoterapi untuk menurunkan intensitas pertumbuhan sel kanker, menghalangi aliran suplai nutrisi menuju sel kanker, hingga sel kanker akan mati dengan sendirinya.

Menurut sumber healthyeating ditemukan adanya kandungan annonalin dan quinolones, sejenis flavonoid yang bekerja menekan pertumbuhan sel kanker. Meski belum sepenuhnya diakui, beberapa pakar melihat adanya potensi kedua senyawa ini sebagai salah satu alternatif kemoterapi.

8. Buah naga

Gambar terkait

Buah naga sendiri sebenarnya terdiri dari 3 jenis warna daging buah, yakni merah maroon, pink kejinggaan dan putih. Masing-masing diketahui memiliki kandungan vitamin C, vitamin A, vitamin E yang tinggi. Namun untuk jenis merah maroon Anda akan mendapatkan tambahan antosianin tinggi yang dikenal sangat efektif sebagai detoksifikasi dan melawan pertumbuhan sel abnormal.

Biji di dalam buah naga yang berbentuk sangat halus sendiri dikenal bekerja membantu kinerja hati untuk menetralisir racun sekaligus membantu mengatasi kerusakan sel sehingga mencegah terjadinya pembentukan sel abnormal.

Advertisementdiskusi publik wagub dki