Fahri Pesimis Pertemuan IMF-World Bank Dongkrak Perekonomian Indonesia

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengaku pesimis terhadap gelaran acara IMF-Word Bank Annual Meeting yang diadakan di Indonesia sebagai tuan rumah akan memberikan dampak positif terhadap kondisi perekonomian nasional.

“Saya tidak percaya ya, kecuali kalau ada negara yang memang mau menyelamatkan pemerintahan ini. Maka dia akan gempur sedemikian rupa supaya kurs kita membaik. Tapi kalau market as market, termasuk World Bank dan IMF, saya kira ga akan sanggup,” kata Fahri kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (3/9).

“Paling malah dia (IMF-World Bank) cekik kita supaya kita ngutang banyak lagi. Kaya 1998,” tambahnya.

Untuk diketahui, pergelaran Annual Meeting rencananya akan diselenggarakan di Nusa Dua Bali, pada Oktober 2018 mendatang.

Acara tersebut diklaim akan menjadi momen promosi bisnis hingga pariwisata kepada tamu delegasi yang jumlahnya ditaksir lebih dari 15.000 orang, diantaranya para menteri keuangan, gubernur bank sentral, bankir, hingga CEO dari seluruh dunia.

Pun demikian, politikus PKS itu kembali menegaskan bahwa pertemuan tahunan tersebut tidak akan memberikan faedah sama sekali. Terlebih, posisi Jokowi sebagai pemimpin saat ini sudah sangat terjepit khususnya dibidang ekonomi, dan terlebih di tahun politik saat ini.

“Ga akan besar, selama Pak Jokowi tidak bisa menunjukan i’m in comand now. Saya dalam kepemimpnan riil sekarang, saya perintahkan begini, saya kordinir. Sekali lagi ini kelemahannya sudah kena ke Pak Jokowi. Hampir sulit ditolong,” pungkasnya.