Utang Menggunung, BUMN Diprediksi Bakal Gulung Tikar

Ilustrasi utang negara (dok:tribun)

MONITOR, Jakarta – Utang Badan Usaha Milik Negera (BUMN) yang mencapai 4.800 triliun pada tahun 2017 terus mendapat perhatian publik. Pasalnya, utang BUMN yang mencapai triliunan tersebut dikhawatirkan membuat perusahaan plat merah di bawah kepemimpinan Menteri Rini Soemarno akan gulung tikar.

“Tata kelola era pemerintahan Presiden Jokowi lebih buruk dari pemerintah sebelumnya, bahkan lebih baik di era Orde Baru sekalipun meski melakukan KKN namun masih tetap selektif,” kata Presidium Persatuan Pergerakan Andrianto SIP saat dihubungi MONITOR, di Jakarta, Jumat (8/6).

“Kalau era sekarang, BUMN tinggal nunggu waktu untuk gulung tikar saja,” tambahnya.

Ia pun berkesimpulan, jika pengelolaan BUMN di era pemerintahan Jokowi merupakan yang paling buruk dan kelam, di tengah carut marutnya perekonomian nasional saat ini.

“Saya rasa inilah titik kelam BUMN kita, BUMN di kelola oleh Menteri Rini yang tersangkut skandal Pelindo Gate. Sehingga 2 tahun lebih ini Menteri Rini tidak bersidang di DPR,” ujar dia.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan apakah ada kemungkinan utang BUMN juga akan menyumbang menjadi beban utang negara?. Ia mengingatkan dalam kondisi tidak mampu membayar maka akan menjadi beban negara.

“Nah itu jadi problemnya (yang lain), hari ini hutang BUMN saja sudah tembus ribuan triliun. Bisa bahaya buat BUMN bila tidak mampu bayar,” sebut Andrianto mengingatkan.

“Bisa negara yang akan menanggung dan makin membebani hutang negara,” tambah aktivis ’98 itu.