UMKM Masih Tertinggal, PNM Siap Bantu Modal Hingga Pemasaran Produk

MONITOR, Jakarta – Di era persaingan pasar global saat ini, tantangan yang dihadapi Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) semakin besar. Untuk mendongkrak kegiatan UMKM, pemerintah memegang peran penting untuk menyiapkan pelaku UMKM yang unggul dan berdaya saing.

Hal demikian dikatakan Kepala Bagian Corporate Communication PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Wijayandaru. Ia menegaskan, banyak hal yang perlu disiapkan seperti keunikan, kualitas, pengemasan sampai strategi pemasaran yang dilakukan. 

Wijayandaru menambahkan, kehadiran PNM tak lain akan membantu pemerintah dalam membangun UMKM, terutama di daerah-daerah miskin dan tertinggal. Konkritnya, kata dia, PNM akan memfasilitasi UMKM melalui program MEKAR (membangun Ekonomi Keluarga Sejahtera).

Kata dia, PNM tidak hanya memberikan pinjaman modal, akan tetapi juga sampai tahap pendampingan hingga pemasaran. Hingga saat ini PNM telah melayani lebih dari 3 juta nasabah.

"Untuk program mekar ini, pinjamannya tidak ada jaminannnya, selain pinjaman juga kami berikan pendampingan serta kami bantu masalah yang dihadapinya contohnya packaging, pemasaran apapun permasalahannya nanti kami bantu untuk mendatangkan tenaga ahli," kata Wijayandaru kepada MONITOR.

Dia menambahkan, dalam menghadapi pasar online, masih banyak UKM yang hanya ikut-ikutan misalnya dalam membuat website padahal mereka hanya memiliki satu produk.

"Masyarakat hingga saat ini masih banyak yang belum mengerti tentang pasar online dan juga kebanyakan latah membuat website, padahal produk nya hanya satu saja," jelasnya.