Ini Usulan Kemenperin untuk Penyediaan Mobil Pedesaan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat ini sedang mengusulkan sejumlah insentif fiskal maupun non-fiskal untuk produsen yang memproduksi kendaraan pedesaan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Salah satunya adalah mengenai pembebasan atas Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

"Salah satu usulan kami adalah PPnBM 0 persen. Kalau LCGC saja bisa 0%, harusnya kendaraan pedesaan juga 0%," ujar Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/9).

Selain itu, ia menuturkan pihaknya tengah mengupayakan agar perusahaan yang melakukan rancang bangun dan rekayasa di dalam negeri dapat diberikan tax holiday selama 10 tahun untuk PPh Badan serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang rendah untuk seluruh Indonesia. Kemudian, pembebasan bea masuk untuk permesinan pendukung program ini dan pemberian fasilitas investasi.

Lebih lanjut Putu menyatakan, fasilitas lain yang tengah diusulkan, di antaranya training inkubator aftersales, desain lini produksi, standarisasi perakitan, prototipe jig dan fixture hingga Hak Kekayaan Intelektual Design Engineering.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia