Cara Pertamina Kenalkan Industri Hulu Migas ke Generasi Milenial

MONITOR, Jakarta – Ada sesuatu yang berbeda hadir di selasar Universitas Nasional mulai Senin lalu, 20 November 2017. Bentangan puluhan foto berbingkai minimalis dengan latar panel hitam menarik minat mahasiswa untuk melihatnya.

Itulah upaya yang dilakukan PT Pertamina EP mengenalkan industri hulu migas kepada mahasiswa. Melalui pameran foto jurnalistik, anak perusahaan Pertamina tersebut merangkul Unit Kegiatan Mahasiswa Wretta Aksa Universitas Nasional untuk menyelenggarakan acara tersebut.

"Ini adalah salah satu cara yang tepat dalam memperkenalkan industri hulu migas dalam upaya mewujudkan ketahanan energi nasional. Karena melihat geliat mahasiswa sebagai generasi milenial yang lebih tertarik pada dunia visual. Karena itu kami mendukung kegiatan pameran foto ini," ujar Public Relations Manager Pertamina EP Muhammad Baron.

Baron mengakui, sosialisasi kepada mahasiswa tentang industri hulu migas memang wajib disampaikan. Apalagi mahasiswa sebagai salah satu stakeholder yang dekat dengan masyarakat.

"Namun, agar tidak membosankan, foto yang ditampilkan tidak melulu soal produksi, melainkan Corporate Social Responsibility terhadap masyarakat. Kepedulian perusahaan kepada masyarakat dapat menjadi catatan penting bagaimana sebuah entitas bisnis dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah kerjanya," tambahnya.

Pameran foto bertajuk "Reborn" ini merupakan sebuah pameran bersama 17 fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografi dan Jurnalistik 1949. Komunitas tersebut beranggotakan mahasiswa dan alumni Universitas Nasional yang memiliki minat fotografi.

Menurut Hasrat Julianto selaku ketua pelaksana, pameran ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Nasional agar dapat membuat karya-karya terbaik dengan cara yang profesional.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pertamina dan Universitas Nasional yang telah memberikan kesempatan mahasiswa pecinta fotografi melakukan pameran di lingkungan kampus. "Terima kasih semuanya. Semoga ini dapat menjadi momentum kebangkitan semangat berkarya mahasiswa melalui fotografi jurnalistik," pungkas.(Adv)