60 Tahun, Indonesia – Jepang Harapkan Kemitraan Semakin Dinamis

MONITOR, Nagoya- Inisiatif Be Indonesia telah menyelenggarakan Second Indonesia Week di Nagoya, kemarin. Dalam kesempatan itu, Duta Besar Indonesia di Jepang Arifin Tasrif mengatakan bahwa acara tersebut juga merupakan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Nantinya, kedua negara ini sama-sama mengharapkan kemitraan yang semakin dinamis dimasa depan.

Gubernur perfectur Aichi, Hideaki Nomura menyampaikan rasa terima kasih kepada penyelenggara yang menetapkan Nagoya sebagai host kegiatan Indonesia Week. Ia juga mengatakan bahwa Aichi memiliki hubungan yang kuat secara ekonomi dengan Indonesia.

“Populasi Indonesia di perfecture atau provinsi Aichi sebanyak 6.000 orang. Orang Indonesia yang ada di perfecture ini memiliki berbagai macam latar belakang kegiatan, mencakup tenaga kerja, orang yang bersekolah atau kuliah, dan ada juga orang Indonesia yang menikah dengan orang setempat,” ungkap Nomura. Hideaki Nomura juga mengatakan bahwa beberapa bulan lalu dirinya telah berkunjung ke Indonesia bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan pihak Kamar Dagang Indonesia atau KADIN.

“Kami membicarakan potensi kerja sama antara Aichi dan Indonesia dalam bidang ekonomi agar terus bisa ditingkatkan,” pungkasnya.

Hubungan bilateral kedua negara telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ini, Terbukti dari meningkatnya jumlah saling kunjung antara kedua pemimpin dan juga pejabat tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua negara juga secara aktif terlibat dalam berbagai kerja sama di forum regional dan internasional dan terus bekerja sama dalam memperkuat perdamaian dan stabilitas kawasan.

Dikesempatan yang sama, Dewan Pembina ‘Be Indonesia’ Toto Pranoto dalam sambutannya juga menjelaskan bahwa dalam bidang investasi, Jepang masih merupakan investor terbesar ke-2 bagi Indonesia. Di samping itu, Jepang tak lain sebagai mitra dagang utama Indonesia.

Dalam rangka menyambut perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara, terdapat tantangan untuk memanfaatkan momentum ini, serta memastikan bahwa kerja sama dimasa depan memerlukan penegasan komitmen kedua negara untuk menjalin persahabatan dan kerja sama untuk keuntungan bersama bagi generasi mendatang.

“Inisiatif Be Indonesia menyelenggarakan Second Indonesia Week di Nagoya adalah sebagai bagian dari inisiatif People to People untuk merekatkan hubungan diantara ke 2 negara. Event ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mempromosikan potensi kreatif dan pariwisatanya sekaligus meningkatkan awareness pihak Jepang terhadap berbagai potensi pariwisata dan ekonomi yang ditawarkan seluruh exhibitor yang tampil dalam event ini,” kata Toto Pranoto yang juga menjabat sebagai Managing Director Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Kegiatan Second Indonesia Week ini berlangsung sejak Sabtu 28 April hingga 30 April 2018 di area Mochinoki Hiroba Nagoya , meliputi berbagai aktivitas seperti :Intimate Concert , Culinary Bazaar , Batik Workshop , Community Parade, Edu Talkshow ,serta Business Forum.