Strategi Padil Karsoma Majukan Pendidikan dan Kesehatan Purwakarta

MONITOR, Purwakarta – Bakal calon Bupati Purwakarta Padil Karsoma mengatakan, untuk memajukan aspek pendidikan dan kesehatan di desa-desa diperlukan dua jenis layanan rakyat. Yakni dengan dibangunnya taman-taman bacaan dan pos sehat.

Gagasan tersebut sesuai dengan latar belakang Padil yang berasal dari dunia keperawatan dan kesehatan. Menurutnya, dengan adanya pos sehat maka akses kepada layanan konsultasi, pemeriksaan dan pengobatan akan terbuka cepat hingga ke pelosok desa. Hal itu juga berlaku untuk taman baca, menurutnya gagasan membangun taman baca juga akan membantu rakyat, terutama generasi muda agar terbuka wawasannya.

“Kalimat yang pertama diturunkan Allah kepada nabi kita, Nabi Muhammad Saw adalah Iqro, artinya bacalah. Ini maknanya luas. Membaca itu membuka cakrawala, buku itu jendela ilmu,” ujar Padil saat ditemui media di kediamannya, Cibago, Purwakarta, Rabu (31/1).

Ya, Padil yang dalam pilkada ini berpasangan dengan Acep Maman sering kali menekankan pentingnya aspek pendidikan dan kesehatan yang merupakan bagian penting dari pembangunan manusia. Menurut keduanya, pembangunan kearah tersebut lebih bermanfaat untuk masyarakat daripada membangun patung atau ornamen lainnya.

Untuk konsep pos sehat, Padil juga menjelaskan, pos sehat di desa nantinya akan berfungsi sebagai sentra penggerak hidup sehat berbasis komunitas. Hal itu lantaran kesadaran akan hidup sehat seringkali sulit terwujud karena dianggap mahal oleh masyarakat. Gaya hidup sehat seolah milik orang kaya, padahal itu bisa dilakukan semua.

“Pos Sehat di desa ini juga akan memerankan fungsi pembinaan dan layanan konsultasi hidup sehat, semua harus gratis. Kalau rakyat sehat, hidupnya sehat, umurnya panjang karena sehat, indeks pembangunan manusia Purwakarta akan meningkat,” pungkasnya.