Penuhi Informasi Warga, Padil Karsoma akan terapkan Layanan Pintar Desa-desa Purwakarta

MONITOR, Purwakarta – Calon Bupati Purwakarta Padil Karsoma mengatakan, program smart service atau layanan pintar akan diterapkan sampai ke desa-desa di Purwakarta. Menurutnya, warga harus bisa mengakses informasi mengenai wilayahnya, ada apa saja di sana, sedang melakukan apa dan bagaimana rencana pembangunan ke depannya. 

Padil menambahkan dirinya akan meminta semua desa dan kecamatan untuk membangun web dan merevitalisasi serta melakukan refungsionalisasi jika sudah punya web. 

“Intinya ke depan siapapun yang ingin tahu tentang Purwakarta dapat terpenuhi hanya dengan meng-klik nama daerahnya. Warga pasti lebih membutuhkan informasi soal daerah daripada soal sosok pribadi bupatinya,” ujarnya saat menerima perwakilan remaja masjid Purwakarta di Citapen, Sukajaya, Kamis (8/2).

Padil Karsoma yang diusung partai pemenang pemilu (PDIP) ini menjelaskan, kebutuhan informasi warga dan pelayanan yang prima tidak bisa ditawar lagi. Pasalnya lanjut Padil kini era keterbukaan informasi, sehingga menjadi hak warga untuk mengakses informasi daerahnya termasuk dari sisi pemerintahan yang merupakan bagian dari transparansi tata kelola pemerintah daerah.

“Jadi kedepan, kontrol dan masukan dari masyarakat dapat disampaikan secara langsung, melalui sistem informasi yang terintegrasi. Intinya, pelayanan kepada warga harus memakai teknologi, tujuannya selain memfasilitasi warga untuk kebutuhan informasi, juga untuk menampung aspirasi. Penggunaan dana apbd seharusnya untuk memenuhi selera rakyat bukan selera pribadi bupatinya,” ungkapnya.

Kedepannya Padil berharap agar keberhasilan ataupun kegagalan pemerintah dalam membangun daerah bisa disajikan secara berimbang. Jika ada yang gagal, pemerintah bisa dapat masukan dan kritik dari rakyatnya, demikian juga jika berhasil, maka masukan untuk peningkatan kualitasnya bisa diterima dengan baik. 

“Kita juga akan bekerjasama dengan pihak terkait, agar informasi pembangunan dan capaiannya secara statistik bisa disajikan dengan cepat. Jangan yang bagus-bagus saja yang tampil,” pungkasnya.