Pemuda Nahdliyyin Deklarasi Dukung Abdul Aziz Maju di Pilbup Tegal 2018

MONITOR, Tegal – Peluang tokoh muda Nahdlatul Ulama Abdul Aziz untuk maju di Pemilihan Bupati Kabupaten Tegal dalam Pilkada 2018 mendatang semakin besar. Selain merupakan putra daerah potensial dan aktivis organisasi sosial kemasyarakatan, dukungan dari berbagai kalangan semakin mengalir deras. 

Setelah banyak mendapat dukungan langsung dari tokoh agama serta para kyai, hari ini, Minggu (8/10) kelompok pemuda yang mengatasnamakan keluarga besar Nahdiyin (NU) bersatu Kabupaten Tegal mendeklarasikan dukunganya untuk Aziz di Cafe Pring Goyang Slawi Kabupaten Tegal.

Koordinator Pemuda Nadliyin Kabupaten Tegal, Komaruddin Yusuf menilai Abdul Aziz merupakan sosok yang tepat memimpin Tegal. Menurutnya, selain memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat, Aziz juga merupakan memiliki sifat kepemimpinan yang bagus.

Untuk diketahui,  Abdul Aziz Busyairi merupakan putera Bungsu KH. Ahmad Busyairi. Tokoh dan ulama kharismatik NU asal kabupaten Tegal. 

"Sebagai seorang santri, Mas Aziz telah menimba ilmu dari pesantren ke pesantren, pindah dari kampung halamannya ke Pesantren Al Hikmah, Brebes, terus ke Pesantren Salafiyah Pemalang hingga ke Jombang untuk melanjutkan pendidikan. Itu artinya dari sisi pendidikan dia sudah tidak diragukan lagi," kata Komaruddin kepada Monitor, Minggu (8/10).

Selain itu lanjut Komar, Aziz yang pernah mondok di 4 Pesantren besar di Jombang walau sebentar-sebentar, di pondok Rejoso, pondok Denanyar, pondok Tambak Beras serta pondok Tebuireng. Serta berorganisasi di NU merupakan jiwanya, keharusan baginya. 

Sejak menjadi mahasiswa di Universitas Darul Ulum Jombang, Abdul Aziz aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mulai dari tingkat rayon fakultas, komisariat, Ketua Cabang, sampai jadi ketua Pengurus Besar di Jakarta. Setelah selesai masa bakti di PMII, beliau aktif di GP Ansor dan Pagar Nusa.

"Secara organisasi, ke-NU-an Abdul Aziz sudah tidak bisa diragukan lagi. Kecintaannya pada NU, hormatnya pada ulama membentuk dirinya jadi pribadi yang santun dan penyayang. Takdzim pada para Kyai dan Habaib, sayang pada ustadz-ustadz desa bukan baru ini saja karena sedang punya hajat pilkada, tapi sifatnya yang demikian sudah menjadi wataknya sedari dulu," paparnya.

"Sebagai keluarga besar NU, kami kumpulan para Pemuda NU, yang berasal dari lintas organisasi se kabupaten Tegal ikut berbangga hati pada sosok Abdul Aziz, beliau asli orang Tegal, ilmunya dari perantauan dibutuhkan masyarakat Tegal untuk perubahan yang lebih baik," tegas Komaruddin.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Abdul Azis, Komarudin atas nama Pemuda Nahdliyyin Bersatu Kabupaten Tegal menyatakan secara terbuka kepada masyarakat kabupaten tegal untuk mensukseskan Pilkada Kabupaten Tegal pada 27 Juni 2018 mendatang dan menggunakan hak pilihnya secara aktif.

"Kami semua mengajak masyarakat untuk bersama-sama Mendukung dan mendoakan Abdul Aziz Busyairi (Mas Aziz) maju dalam Pilkada Kabupaten Tegal tahun 2018," ajaknya. 

"Kabupaten Tegal butuh pemimpin yang santun, peduli dan memiliki cita-cita memajukan masyarakat dan wilayah kabupaten Tegal. Itu semua ada pada figur Abdul Azis. Selain sebagai NU tulen, Beliau tentu milik semua masyarakat Tegal. Jadi mari sama-sama kita dukung demi Kabupaten Tegal yang lebih baik, " pungkasnya.