Pemuda Muhammadiyah Bogor Pilih Netral di Pilkada

MONITOR, Bogor – Sebagai bagian dari organisasi otonom Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor menegaskan sikap untuk tetap netral di Pilkada. Hal itu disampaikan Ketua Pemuda Muhammadiyah Bogor, Rudi Haryono.

Meski mengambil jalan tengah, Rudi menyatakan Pemuda Muhammadiyah Bogor akan tetap mengambil peran untuk pro aktif dalam mensukseskan Pilkada 2018, khususnya menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya hak memilih.

"Berdasarkan hasil kajian tim komunikasi politik PDPM, maka disepakati akan netral. Namun kita mempersilahkan kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah baik di daerah, cabang dan ranting yang di kabupaten Bogor untuk menggunakan hak politiknya dan menentukan pilihannya pada pilkada nanti," ujar Rudi di Leuwiliang, Bogor, Rabu (10/1).

Menurutnya, hak memilih kepada calon tertentu dipersilahkan. Sebab pemuda sudah dewasa dan dapat menentukan pilihan politiknya secara kritis, rasional dan argumentatif.

Rencananya, Pemuda Muhammadiyah kedepan akan audiensi ke beberapa paslon untuk menggali dan mempelajari visi misi tiap paslon sebagai bagian dari pendidikan politik untuk pemuda. 

Usai memimpin rapat tim komunikasi politik, Rudi menegaskan dan menghimbau kepada seluruh Angkatan Muda Muhammadiyah sekabupaten Bogor seperti NA, IMM, IPM, HW, KOKAM, dan Tapak Suci untuk pro aktif mensukseskan pilkada dan menjadi bagian positif dari demokrasi.

"Berbeda pilihan politik sesaat jangan sampai menjadikan persatuan dan kesatuan Angkatan Muda Muhammadiyah terpecah belah, karena memilih merupakan hak pribadi yang azasi," terangnya.

Pemuda Muhammadiyah juga berencana bersama OKP Kepemudaan yang ada di kabupaten Bogor, untuk mengundang paslon cabup cawabup yang ada ke depan untuk hadir pada dialog publik untuk memaparkan visi dan misi mereka.