Hadapi Pilgub Jabar, Golkar dan PDIP Makin Mesra

MONITOR, Bandung – Partai Golkar dan PDI Perjuangan Jawa Barat terus menunjukan kemesraan untuk berkoalisi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Seperti yang telihat pada hari ini, Rabu (9/8) kala Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi saat menyambangi Kantor DPD PDIP Jawa Barat di Bandung. Namun, meski sudah menunjukan kekompakan dan semangat koalisi, para punggawa partai tingkat provinsi tersebut menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pimpinan pusat masing-masing.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi usai pertemuan mengaku Golkar dan PDIP sudah memiliki kesamaan visi misi di Jawa Barat.

"Termasuk visi kebangsaan yang harus dibawa ke setiap daerah sehingga Jawa Barat menjadi daerah yang memiliki ciri identitas kultur yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menjelaskan bahwa silaturahmi kebangsaan dengan PDIP tersebut membicarakan konstruksi tentang pembangunan di Provinsi Jawa Barat mulai dari pemilihan bupati/wabup serta wali kota/wakil wali kota, Sementara itu untuk Pilgub Jabar akan diserahkan ke DPP masing-masing.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanudin mengatakan kesepakatan kerja sama ini resmi terjalin karena kesamaan ideologi partai dalam menjalankan visi misinya dan PDIP dan Golkar sama-sama partai yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme tapi tetap mengedepankan religiusitas.

"Jadi platform kami memang sama sebagai partai nasionalis tapi juga religius. Platform kami sama juga soal kebangsaan dan kerakyatan sehingga kami mencoba mensinergikan setiap kegiatan dalam konteks mengabdi negara dan menjaga pluralisme. Bukan hanya pilkada tapi kegiatan selanjutnya," katanya.

TB Hasanudin menambahkan kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembentukan tim yang dinamakan Tim Lima yang berisikan anggota PDIP dan Golkar yang akan merumuskan langkah-langkah terkait Pilkada Serentak 2018.