Dua Kecamatan di Kabupaten Lebak Masih Lakukan Panen

MONITOR, Rangkasbitung – Kabupaten Lebak merupakan sentra pangan kedua khususnya produksi padi di Provinsi Banten. Ya, tak heran jika wilayah ini termasuk ke dalam kelompok wilayah penyangga pangan ibukota bersama dengan Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang karena wilayah ini memiliki area pertanian yang cukup luas.

Menurut keterangan  tertulis yang diterima MONITOR dari Kementerian Pertanian, Rabu (24), panen di wilayah Kabupaten Lebak yang hingga kini masih terus berlangsung bertempat dibeberapa lokasi salah satunya yakni di Desa Banjarsari Kecamatan Warung Gunung.

Panen di desa ini dilakukan oleh Kelompok Tani Bina Tani dan Kelompok Tani Bojong Neros dengan total luas panen 8 ha pada tingkat produkvitas sekitar 4-5 ton/ha.  Panen dilakukan pada pertanaman dengan Varietas Mekongga dan Ciherang yang diperoleh petani melalui program bantuan benih bersubsidi dari pemerintah. 

Selain di Kecamatan Warung gunung, panen di Lebak juga berlangsung di Kecamatan Sajira.  Hamparan sawah seluas 5 ha ini memiliki tingkat produktivitas 4-5 ton/ha dengan Harga jual gabah di wilayah tersebut sekitar Rp. 4000/kg GKP.   

Berdasarkan data Kementan, panen di Kabupaten Lebak tidak akan terhenti pada kedua wilayah kecamatan tersebut karena terus akan berlanjut pada wilayah kecamatan lainnya. Petani.Lebak  berharap hasil tahun ini bisa meningkat dan bulir padi yang dihasilkan bernas.