Cirebon Jadi Penyangga Pangan Provinsi Jawa Barat

MONITOR, Cirebon – Beberapa daerah penghasil padi di Provinsi Jawa Barat termasuk Kabupaten Cirebon saat ini sedang melakukan panen. Itu terlihat dari  hamparan padi seluas 40 ha di Desa Jamblang Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon  siap untuk dipanen. 

Luas panen 40 ha ini merupakan bagian dari 518 ha luas lahan padi sawah di wilayah Kabupaten Cirebon yang panen pada bulan Januari, disusul Februari 1.898 ha, hingga Maret 2018 yang merupakan puncaknya dimana luas lahan yang akan dipanen adalah 19.574 ha.

Varietas yang ditanam adalah mekongga, inpari, dan ciherang, dengan produktivitas mencapai 5,9 ton per hektar.

"Panen ini menunjukkan tidak ada kekhawatiran kekurangan pasokan pangan, karena panen dan tanam terjadi terus menerus termasuk di Cirebon," kata Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Mulyadi Hendiawan, usai melakukan panen di desa Jamblang, Sabtu (6/1). 

"Panen ini juga semakin menambah optimisme kita, bahwa swasembada pangan dapat terus terjaga dan berkelanjutan," tambah Mulyadi. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Ali Effendi menyatakan, Cirebon merupakan sentra produksi padi yang tidak saja mampu memenuhi kebutuhan produksi setempat, tetapi juga menjadi salah satu penyangga pangan di Provinsi Jawa Barat. 

"Jumlah produksi beras di Cirebon saat ini 310.457 ton, sedangkan kebutuhan  257.651 ton, sehingga terjadi surplus sebanyak 52.806 ton," kata Ali.

"Cirebon juga memasok kebutuhan beras ke wilayah lain di Provinsi Jawa Barat bahkan memasok kebutuhan beras ke DKI Jakarta," tambah Ali.

Selain Sekretaris BKP Kementan dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, panen ini juga dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon, Kodim 0620 Cirebon, serta Babinsa dan Penyuluh Pertanian bersama para petani.