Anggota DPR Ini Minta BUMDes di Cianjur Fokus Ketahanan Pangan

MONITOR, Cianjur – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat desa melalui kemampuan berproduksi dan penguasaan rantai distribusi berbagai produk yang dihasilkan masyarakat desa. Dengan demikian, nilai tambah produk tidak hanya dinikmati para pedagang tetapi juga masyarakat desa selaku produsen. Hal ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz di Cianjur, Kamis (10/8).

“Inilah saat yang tepat bagi BUMDes untuk berkiprah secara nyata untuk mengembangkan perekonomian masyarakat desa agar perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di perkotaan tetapi menyebar hingga ke pedesaan,” katanya.

Neng Eem yakin jika BUMDes berhasil menggeser perputaran ekonomi ke pedesaan, maka akan banyak lapangan kerja yang dapat diciptakan sehingga masyarakat desa tidak akan perlu lagi untuk datang berduyun-duyun ke kota untuk melakukan urbanisasi.

“Karena dengan berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan BUMDes, masyarakat desa sudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan pendapatan yang layak sehingga kemakmuran masyarakat bisa tercapai”paparnya.

Menurut Neng Eem, keberadaan BUMDes juga akan mampu menstabilkan harga berbagai bahan pokok masyarakat, khususnya pangan, dan mengurangi dominasi kartel. “Bahkan, kalau perlu kita akan mengupayakan adanya dana bergulir atau revolving fund untuk mendukung pengembangan BUMDes yang memfokuskan aktivitasnya pada komoditas pangan guna menunjang ketahanan pangan yang kita cita-citakan,” ungkapnya.

Untuk BUMDes yang berlokasi di Kabupaten Cianjur, Neng Eem menyarankan agar pilihan aktivitas bisnis yang dilakukan harus didasarkan pada sumberdaya alam yang dimiliki desa-desa di Cianjur, seperti peternakan, pertanian, perkebunan, penyediaan air minum, dan pariwisata.

“Memang dibutuhkan kreativitas masyarakat dan pengelola BUMdes untuk bisa mengembangkan produk atau jasa yang memang tepat sesuai sumberdaya dan juga pasar yang ada,”paparnya.

Neng Eem berharap BUMDes-BUMdes yang ada di Cianjur akan turut serta mendukung program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

“Negara kita kan Negara agraris dan masih banyak masyarakatnya yang menjadi petani dan hidup dari sektor pertanian. Dengan keberdaan BUMDes dengan segala aktivitas ekonominya diharapkan akan mampu menekan impor pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat desa, serta mengentaskan kemiskinan,” harapnya.

Neng Eem juga mengusulkan dibentuknya Asosiasi BUMDes tingkat nasional untuk memfasilitasi pergerakan distribusi produk dan jasa antar BUMDes dari berbagai desa yang ada di Indonesia.

“Keberadaan BUMDes yang jumlahnya banyak ini diharapkan perannya bisa sangat optimal dan fokus sehingga bisa dilakukan transaksi atau pertukaran barang dan jasa yang saling menguntungkan diantara BUMDes-BUMDes tersebut. Apalagi BUMDes ini dikembangkan atas dasar penguatan ekonomi berbasis structural,” tutupnya.