Langkah Pemprov DKI Atasi Harga Pangan yang Meroket

Wagub DKI Sandiaga Uno bersama Menko Perekonomian RI Darmin Nasution (IG Sandiaga)

MONITOR, Jakarta – Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang Dollar AS, Pemprov DKI berupaya untuk terus menjaga stabilitas harga bahan makanan pokok di Ibukota agar tak ikut bergejolak.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Sandiaga Uno saat mengadakan rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, pada Selasa (17/7) lalu. Meskipun ia juga mengakui, saat ini sejumlah harga bahan pokok di Jakarta tengah meroket.

“Kita harap Pemprov DKI bisa leluasa untuk mengantisipasi dan memastikan amannya pasokan untuk warga Jakarta. Apabila nilai US Dollar ini akan bergejolak atau berfluktuasi, kita bisa mengatasinya,” ujar Sandi, begitu panggilan akrab Sandiaga.

Melalui kerjasama sejumlah pihak terkait, Sandi berharap harga pangan di Jakarta bisa terkendali. Ia pun memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang sudah berupaya keras memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Apresiasi saya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga stabilitas harga pangan, memperluas aksesbilitas atas fasilitas publik, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” terang Sandi.

Lebih jauh ia menjelaskan, Pemprov DKI pun terus mengupayakan beberapa program unggulannya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jakarta, misalnya program bazaar murag dan OK OCE.

“Beberapa program kerja telah dilakukan Pemprov DKI dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat antara lain bazaar pangan murah, kartu pekerja bagi buruh di bawah UMR, peningkatan wirausaha melalui OK OCE, memangkas alur distribusi pangan, dan peningkatan fasilitas bagi penerima KJP Plus,” jelas suami Nur Asiah ini.