Kisah Pilu Anak Beruang, Lambaikan Tangan Minta Pertolongan

MONITOR, Jakarta- Seperti halnya manusia, hewan pun juga butuh hidup dan beradaptasi dengan lingkungannya. Namun, baru-baru ini ditemukan seekor anak beruang madu di Kalimantan yang menjadi sorotan media pemerhati hewan The Dodo. Beruang yang diperkirakan masih kecil tersebut akan mati di hutan jika dia tak melambaikan tangannya kepada manusia.

Insiden mengerikan itu terjadi ketika beruang madu kecil itu berjalan di hutan sekitar perkebunan karet ilegal. Ternyata pihak perkebunan sengaja menyiapkan perangkap agar dapat mengusir hewan liar dekat dengan area perkebunan.

Saat melalui hutan tersebut, perangkap yang sengaja disiapkan ternyata berhasil menangkap telapak kaki ,Belia, nama yang diberikan kepada beruang tersebut.
Tidak ada yang tahu berapa lama beruang madu itu terperangkap. Beruntungnya, Belia berhasil melihat orang-orang datang sampai akhirnya ia berinisiatif untuk melambaikan tangan.

Lambaian tangan itu ternyata isyarat bagi Belia yang sedang membutuhkan bantuan. Ketika tim penyelamat mendekati Belia, barulah diketahui beruang kecil tersebut kakinya telah terperangkap.
“Beruntungnya, beruang madu itu segera cepat ditemukan, awalnya ditemukan oleh rekan-rekan kami di Yayasan Jejak Pulang. Dia mengalami cebdera pada kaki depan bagian kiri,” kata Claire LaFrance, Direktur komunikasi Four Paws, Rabu (9/5).

Akhirnya, tim penyelamat segera melepas jeratan perangkap tersebut dan membawa Belia ke tempat yang lebih aman. Akibat jeratan itu, cakar beruang madu kini mengalami rusak parah hingga tidak dapat diperbaiki seperti sediakala.

Tim penyelamat memutuskan untuk mengamputasi kakinya. Selain itu, mereka juga memberikan tempat perlindungan yang aman agar beruang tersebut bisa beristirahat dengan tenang sebelum dilepaskan.

Tim penyelamat yakin bahwa beruang muda itu akan pulih dan kembali beradaptasi setelah insiden itu terjadi. Setelah delapan hari, Belia bisa pulih untuk dan kembali dilepaskan ke habitat tempat pertama tim penyelamat menemukan beruang muda tersebut. Meskipun beruang itu hanya memiliki satu kaki, Four Paws mengamati bahwa Belia bisa beradaptasi kembali dengan lingkungannya.