Kawal Aksi Anti Perppu Ormas, Polisi Kerahkan Ribuan Personel

MONITOR, Jakarta – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas dan Umat Islam Jabodetabek menggelar aksi di Pintu Barat Monumen Nasional, Patung Kuda Arjuna Wiwaha,  Jakarta Pusat,  Selasa (18/7).

Aksi yang mereka lakukan adalah untuk menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2 Tahun 2017 tentang perubahan Undang-Undang No. 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

(Baca : Tolak Perppu Ormas, Ratusan Massa Gelar Aksi di Patung Kuda)

Untuk mengamankan berlangsungnya aksi demonstrasi tersebut, kepolisian menurunkan 1.200 personel. 

"Hari ini pengamanan diturunkan 1.200 (personel). Tentunya diploting di beberapa titik, mulai titik kumpul (Masjid) Istiqlal, kemudian di wilayah Istana negara, termasuk di depan Patung Kuda," kata Kapolres Jakarta Pusat, Suyudi Ario Seto, di lokasi aksi. 

Selain menyiagakan personel, polisi juga menyiapkan 1 unit mobil water canon dan 1 unit mobil baracuda yang siap diparkir di depan patung kuda. Hal itu disiapkan aksi menjadi tidak kondusif.

Suyudi berharap supaya aksi berjalan dengan tertib. Dia mengimbau, supaya peserta aksi tidak mengganggu arus lalu lintas. 

"Hormati waktu lah. Menyampaikan aspirasi kan sampai jam 18.00 WIB sesuai dengan undang-undang. Semoga ‎sebelum jam 18.00 sudah bubar," pungkasnya.