Daripada Anggotanya Terbunuh, Kapolda Jambi Instruksikan Tembak Pelaku Kejahatan

MONITOR, Jambi – Provinsi Jambi terkenal dengan tindak kriminal paling tinggi. Di wilayah ini, hampir setiap hari tercatat kasus pencurian sadis dengan menggunakan senjata tajam dan tak segan melukai korbannya. Bahkan komplotan bajing lompat ini sudah tersebar di jalur lintas timur Sumatera.

“Saat ini para pelaku tindak kriminal, baik pelaku curanmor, perampokan dan lainnya sudah menggunakan senjata api,” ujar Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis kepada wartawan.

Tingginya kasus kejahatan kriminal ini, membuat dia menginstruksikan anak buahnya untuk menembak di tempat para pelaku kejahatan yang ada di wilayah hukum Polda Jambi.

Muchlis menuturkan, dirinya tak ingin anggotanya tertembak atau terbunuh oleh pelaku tindak kejahatan.

“Dari pada anggota saya yang kena tembak, lebih baik penjahatnya kita tembak,” tegasnya.

Jika para pelaku dibiarkan, Muchlis khawatir, nantinya yang menjadi korban adalah masyarakat Jambi. “Kita harus tegas, biar Jambi tetap aman,” harapnya.

Sebelumnya, Anggota Polsek Jelutung, Jambi, Bripka Fajar Panjaitan tewas ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (13/2/2018) dini hari.

Kejadian bermula saat Bripka Fajar melakukan penggerebekan di salah satu tempat persembunyian gembong curanmor di wilayah Jaluko, Muarojambi sekitar pukul 01.30 WIB.