“Ada Genosida Disana”, Erdogan Turut Kecam Krisis Rohingya

MONITOR, Istanbul – Presiden Turki Recp Tayyip Erdogan turut mengecam krisis kemanusian terkait etnis Rohingya di Myanmar, bahkan Erdogan menuduh Myanmar melakan "genosida" terhada etnis minoritas itu.

"Ada genosida di sana," kata Erdogan dalam sebuah pidato saat perayaan Idul Adha di Istanbul, Turki seperti dikutip The Guardian, Sabtu (2/9).

Ya, hampir 400 orang tewas dalam kekerasaan yang terjadi di negara bagian Rakhine, yang menurut militer Myanmar dipicu oleh serangan yang dilakukan grilyawan Rohingya kepada pasukan keamanan.

Pernyataan militer juga menyebut bahwa telah terjadi 90 bentrokan bersenjata, termasuk 30 serangan awal oleh gerilyawan pada 25 Agustus lalu, pertempuran pun dikatakan meluas dari yang diumumkan sebelumnya.

Sementara itu, Advokat untuk Rohingya mengatakan pasukan keamanan dan warga membakar desa-desa, menembaki warga sipil dan menyebabkan orang-orang Rohingya mengungsi.

"Mereka yang menutup mata terhadap genosida yang diabadikan dalam naungan demokrasi adalah kolaboratornya," kata Erdogan lagi.

Erdogan mengatakan, pihaknya akan mengemukakan masalah tersebut di majelis umum PBB berikutnya, yakni di New York akhir bulan ini, ditambahkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan sekertaris jendral PBB, Antonio Guterres dan tokoh-tokoh muslim lainnya.