14 Kereta Cepat Bakal Beroperasi dari Depo Lebak Bulus – Bundaran HI

MONITOR, Jakarta – Mimpi warga Jakarta untuk bisa menikmati transportasi massal Mass Rapid Transit (MRT) akan terwujud, menyusul telah tibanya dua rangkai kereta api cepat itu di Ibukota.

Gubernur DKI,  Anies Baswedan mengatakan, untuk pengoperasian MRT fase satu dengan rute Lebak Bulus – Bundaran HI, pihak Pemprov DKI memesan 16 rangkaian kereta ke pemerintah jepang, namun yang sudah tiba di Jakarta baru dua rangkaian.

"Dua rangkaian kereta yang sudah tiba di depo. Masing-masing rangkaian terdiri dari 6 gerbong kereta. Untuk kapasitasnya satu gerbong maksimal bisa menampung 300 orang, sehingga dalam satu rangkaian bisa membawa 1.800 penumpang," ujar Anies saat meninjau rangkaian kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, (12/4).

Disebutkan Anies, dalam satu kereta ada kursi 50 dan bisa memuat 200 dengan 150 orang berdiri. Tapi kalau mau dipadatkan bisa sampai 300 satu kereta. Berarti sekali jalan satu rangkaian bisa 1800 orang.

Anies pun menjelaskan untuk fase satu, Lebak Bulus – Bundaran HI, MRT secara keseluruhan memesan 16 rangkaian kereta. 14 rangkaian berikutnya akan dikirim secara bertahap mulai Juni. Dari 16 rangkaia tersebut, sebanyak 14 rangkaian akan dioperasikan, sedangkan dua rangkaian kereta disiagakan sebagai cadangan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, seluruh rangkaian kereta MRT akan dioperasikan 65 masinis.

“Sejauh ini sudah siap 65 masinis yang akan jalankan kereta-kereta itu. Yang sudah ada saat ini 32 masinis lima diantaranya perempuan,” imbuh Anies.

MRT ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2019 mendatang. Untuk MRT tahap II, Bundaran HI – Kampung Bandan pembangunan konstruksi akan dimulai Desember 2018.