MONITOR, Kudus – Moment libur natal yang berbarengan libur sekolah dimanfaatkan ratusan warga Kudus Jawa Tengah memadati Taman Lalu Lintas yang terletak di Hutan Kota Desa Rendeng, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Para pengunjung yang sebagian besar anak-anak ini menikmati aneka permainan sekaligus belajar tertib berlalu lintas.
Taman Lalu Lintas diresmikan pada pertengahan Desember 2017 lalu berfungsi sebagai wadah edukasi publik. Dimana di taman tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas khusus yang bermanfaat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat.
Selain fasilitas umum, disediakan juga khusus children playground, sepeda, listrik, TV LED, mobil mainan, cafetaria hingga pos polisi. Ada juga tempat belajar dan bermain yaitu Rumah Edukasi Lalu Lintas.
Salah seorang pengunjung, Ratini (35) warga Panjang Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, bersama keluarga sengaja memanfaatkan libur Natal dengan datang ke Taman Lalu Lintas. Karena penasaran dengan Taman yang baru diresmikan tersebut.
“Saya sengaja mengajak anak dan istri ke Taman Lalu Lintas. Disamping gratis, anak saya bisa naik mobil-mobilan. Trus sekalian belajar rambu-rambu lalu lintas,” katanya.
Menurutnya, Ini merupakan inovasi yang bagus. Karena bisa mengajarkan anak-anak untuk mengenali rambu-rambu lalu lintas sejak dini.
Ipda Mardiyati Kanit Dikyasa Satlantas Polres Kudus yang berada di Taman Lalin langsung memberikan edukasi kepada anak-anak yang bermain di rumah edukasi. Ia mengenalkan tentang rambu-rambu yang ada disitu.
“Apa nama rambu lalu lintas ini?,” tanya Kanit Dikyasa sambil memperlihatkan rambu huruf S kepada anak-anak.
Keriuhan anak-anak semakin terlihat ketika Mereka bermain mobil-mobilan, merangkai mainan, serta belajar mengenali rambu lalu lintas.
Menurut Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto mewakili Kapolres Kudus, mengatakan pada libur Natal ini banyak warga yang memanfaatkan Taman Lalu Lintas untuk bermain serta belajar tentang tertib berlalu lintas.
“Tujuan didirikan Taman Lalu Lintas ini, memang untuk memberikan edukasi pada anak-anak usia dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Makanya pada moment liburan seperti ini kita kerahkan personil untuk siaga di taman sehingga dapat memberikan edukasi kepada pengunjung,” kata Eko.
Eko berharap keberadaan Taman Lalu Lintas, bisa membentuk karakter anak-anak untuk selalu tertib berlalu lintas, sehingga ke depan dapat meminimalisir pelanggaran-pelanggaran lalu lintas. Karena kesadaran berlalulintas masyarakat Kudus masih rendah.
