MONITOR, Pontianak – Dengan membunyikan alat musik tradisional Kalimantan Barat, Menteri Pertanian Amran Sulaiman resmi membuka rangkaian acara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang jatuh pada 16 Oktober 2017. Pembukaan tersebut dilakukan Mentan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/10).
Dalam sambutannya Amran mengatakan, Pemerintah menjadikan momentum Hari Pangan Sedunia untuk menyelesaikan masalah pangan yang belum selesai, belum sewasembada dan mengembalikan kejayaan rempah-rempah Indoensia.
"Kita akan kembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia," kata Mentan di Markas Kodam XII Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/10).
Salah satu usaha untuk mencapainya, kata Mentan, Pemerintah saat ini juga telah melakukan pemangkasan regulasi yang dianggap menghambat pertanian. "Kami bongkar regulasi yang menghambat pertanian. Kita lihat salah satu bukti, hanya satu tahun kita melakukan akselerasi untuk jagung, itu langsung swasembada. Impor dari awalnya 3,6 juta ton, hari ini 0. Bayangkan, itu karena regulasinya tepat," katanya.
Untuk diketahui, Kalimantan Barat terpilih sebagai tuan rumah peringatan Hari Pangan Sedunia 2017 dengan tema "Menggerakkan Generasi Muda Dalam Membangun Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia." Rangkaian acara pun terlaksana, diantaranya yakni Acara Pembukaan, Pameran Produk Hasil Tani dan berbagai perlombaan.
Rangkaian acara yang berlangsung 19 hingga 22 Oktober itu rencananya akan ditutup dengan launching ekspor di perbatasan RI
