MONITOR, Lebak – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten bekerjasama dengan Chanting Pradana Batik Lebak berikan pelatihan membatik kepada 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan, Sigit Budianto mengatakan kegiatan pelatihan tersebut merupakan wujud implementasi dari Perjanjian Kerjasama antara Rutan Rangkasbitung dengan Chanting Pradana Batik lebak terhadap dukungan pembinaan membatik bagi WBP Rutan Rangkasbitung.

“kita senang sekali ibu Uum sebagai Direktur Chanting Pradana Batik Lebak bisa hadir ditengah-tengah kita untuk memberikan ilmu yang sangat mahal ini, pelatihan membatik ini kami yakin akan sangat bermanfaat bagi kita semuanya terutama bagi WBP kami, ilmu ini sangat jarang dan Alhamdulillah WBP Rutan Rangkasbitung dapat mendapatkan pelatihan ini, semoga ilmu yang diperoleh ini bisa bermanfaat setelah bebas nanti” Harap Sigit melalui siaran pers yang diterima Monitor di Jakarta, Minggu (8/9).
Senada dengan Sigit, Direktur Chanting Pradana Batik Lebak Umsaroh, mengatakan pihaknya mengaku senang bisa berbagi ilmu dan ikut membina para WBPRutan Rangkasbitung.
“jika tadi pa karutan senang, kami dari Chanting pradana batik lebak juga sama senang bisa hadir disini, berbagi pengetahuan dan sedikit ilmu. Batik saat ini sudah memiliki pangsa pasar yang tinggi, oleh karena itu kesempatan untuk berkarya membatik, oleh karena itu semoga pelatihan ini bisa diikuti dengan baik, bisa menghasilkan dan menciptakan WBP yang handal dan memiliki kreatifitas tinggi dalam design batik yang bagus, sehingga bisa dikaryakan setelah bebas nanti, bisa berdiri sendiri atau bisa bergabung dengan kami di chanting pradana batik Lebak” Tutur Uum sapaan Akrab Direktur Batik Lebak.
