MONITOR, Gresik – Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (10/4). Revitalisasi pasar rakyat ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata berbasis budaya.
Peresmian Pasar Tematik Industri Sidayu menjadi langkah strategis Kementerian Perdagangan dalam memperkuat transformasi pasar rakyat menuju konsep yang lebih modern, tertata, dan terintegrasi dengan ekosistem industri daerah.
Pasar yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 senilai Rp25,8 miliar ini kini mampu menampung hingga 538 pedagang. Selain itu, fasilitas yang disediakan juga semakin lengkap, mulai dari CCTV, musala, toilet, pos keamanan dan kesehatan, hingga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Menurut Mendag Budi Santoso, revitalisasi pasar rakyat tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Pasar ini unik karena terdapat bangunan cagar budaya sehingga berpotensi menjadi pasar wisata. Kami harap bisa menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Revitalisasi Pasar Sidayu juga menjadi momentum kebangkitan setelah kebakaran yang terjadi pada 2022. Pembangunan ulang dilakukan dengan tetap mempertahankan nilai historis, namun disesuaikan dengan kebutuhan perdagangan modern.
Selain infrastruktur, pemerintah juga mendorong pedagang untuk beradaptasi dengan digitalisasi. Mendag menekankan pentingnya pemanfaatan platform daring guna memperluas jangkauan pasar dan menjaga stabilitas transaksi.
Respons Pedagang dan Pengunjung:
Para pedagang menyambut positif wajah baru pasar tersebut. Salah satu pedagang, Rohana, mengaku kini pasar lebih nyaman dan tertata, serta memberikan harapan peningkatan penjualan.
Hal serupa disampaikan pengunjung, Ifa, yang merasa terbantu dengan fasilitas penunjuk arah dan tata letak kios yang lebih rapi.
Dukungan Pemerintah Daerah:
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Pasar Sidayu dirancang tidak hanya sebagai pusat perdagangan, tetapi juga sebagai destinasi wisata baru di Gresik.
“Kami ingin pasar ini melampaui fungsi tradisional dan menjadi daya tarik wisata daerah,” ujarnya.
Pantauan Harga Bahan Pokok:
Dalam kunjungannya, Mendag juga memantau harga bahan pokok. Beberapa harga yang terpantau antara lain:
• Beras SPHP: Rp12.500/kg
• Cabai rawit merah: Rp60.000/kg
• Minyak goreng MINYAKITA: Rp15.700/liter
• Daging sapi: Rp120.000/kg
• Telur ayam ras: Rp27.000/kg
Harga tersebut dinilai relatif stabil dan terkendali.
Komitmen Lingkungan dan Kebersihan:
Pengelolaan sampah di Pasar Sidayu dilakukan melalui sistem TPS3R bekerja sama dengan Desa Randuboto. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI dan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan).
Mendag menegaskan bahwa kebersihan menjadi faktor penting, terutama bagi pasar yang memiliki nilai sejarah dan potensi wisata.
Revitalisasi Pasar Tematik Industri Sidayu menandai komitmen pemerintah dalam membangun pasar rakyat yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai ruang publik modern yang bersih, nyaman, dan berdaya saing di era digital.
