MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar dan Menteri Luar Negeri serta Urusan Eropa Republik Slovakia, Juraj Blanár, mengadakan diskusi bilateral di Kantor Kemenag, Rabu (4/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama, khususnya di bidang pendidikan dan diplomasi agama, antara kedua negara.
Hadir dalam diskusi ini, Staff Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan dan Layanan Keagamaan, Pengawasan dan Kerjasama Luar Negeri Gugun Gumilar, Sekretaris Menteri Agama Akmal Salim Ruhana, serta Dubes Slovakia Tomáš Ferko beserta para utusannya.
Menag menyampaikan harapannya untuk memperluas kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Slovakia. Ia mengungkapkan rencana untuk mengirimkan mahasiswa Indonesia ke Slovakia dan juga menerima mahasiswa Slovakia di Indonesia, guna memperkaya pengalaman belajar serta mempererat hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya dan pengetahuan.
“Kami berharap bisa menjalin lebih banyak kerja sama di bidang pendidikan, termasuk mengirimkan mahasiswa Indonesia ke Slovakia, dan juga menerima mahasiswa Slovakia di Indonesia,” ujar Umar.
Tidak hanya itu, Menag juga membuka peluang akan mengirimkan dosen-dosen dari beragam Agama di Indonesia untuk mempelajari bagaimana nuansa keagamaan yang ada di Eropa, khususnya Slovakia.
“Kita bisa kirim dosen untuk mempelajari identitas spesifik yang ada di sana, seperti hubungan antara Katolik dan Protestan, Katolik dan agama lain di sana. Karena negara Anda juga memiliki kerja sama yang sangat baik dengan agama lain.
Menag juga menggarisbawahi bahwa pemahaman budaya Eropa sangat penting bagi mahasiswa Indonesia, terutama yang berasal dari Asia. Hal ini terkait dengan upaya untuk mengembangkan wawasan mereka tentang budaya Barat dan membangun diplomasi agama yang dapat berperan dalam menangani isu-isu lingkungan serta menciptakan keharmonisan antaragama di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanár, menekankan pentingnya pertukaran pelajar antara kedua negara dan menawarkan beasiswa bagi pelajar asing di Slovakia, khususnya di bidang teknik dan keahlian lainnya.

“Kami menawarkan beasiswa bagi pelajar asing di Slovakia, khususnya di bidang teknik dan keahlian lainnya. Saya harap kita dapat bekerja sama dalam pertukaran pelajar antara negara kita dan mempromosikan koeksistensi agama,” ujar Blanár
Menlu Slovakia itu juga memberikan apresiasi terhadap upaya Indonesia dalam menjaga koeksistensi agama dan budaya. Ia menyampaikan, “Saya sangat terkesan dengan apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda menangani koeksistensi di negara Anda. Kami berharap kerja sama ini akan bermanfaat di berbagai bidang.”
Diskusi ini membuka peluang besar bagi Indonesia dan Slovakia untuk memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang pendidikan dan diplomasi agama. Kedua negara berharap dapat melanjutkan kerja sama ini dengan lebih banyak program pertukaran pelajar dan kegiatan yang mendorong pemahaman antarbudaya dan agama.
“Kami dapat memberikan gambaran lengkap tentang sejarah kami, hubungan dengan agama lain, serta tradisi kami. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kedua negara untuk saling berbagi,” tandas Blanár.
