Kamis, 27 Februari, 2025

Prof Rokhmin Beri Pesan Hikmah di Haul Pendiri Ponpes Al Muflihin Cirebon

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, memberikan ceramah yang penuh hikmah dan pesan moral pada Haul pendiri Pondok Pesantren Al Muflihin Cirebon, KH. Syamsuri, Kiai M. Rohmat Romdlon, S.Ag, dan KH. Ramdlon pada Rabu, 26 Februari 2025.

Hadir dalam acara tersebut adalah Bupati Cirebon Drs. M. Imron, S.Ag, Wakil Bupati M. Agus Kurniawan, S.E, Kepala Desa Gebang Ilir Subandi, serta Pimpinan Pondok Pesantren Al Muflihin Nyai Hj. Aisyah S.Ag dan Direktur TMI Pondok Pesantren Al Muflihin Al-Ustadz M. Fadhly Nuraunillah, S.Pd, yang turut serta memberikan dukungan terhadap acara haul tersebut.

Pesan hikmah yang disampaikan oleh Prof Rokhmin Dahuri sangat menginspirasi, mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, dan tidak pernah berhenti berharap pada ampunan Allah.

Prof. Rokhmin Dahuri menyampaikan pesan yang sangat mendalam mengenai hubungan antara iman, takwa, dan keberkahan hidup. Beliau menekankan bahwa kebahagiaan dan kesuksesan sejati tidak hanya diperoleh dari kesenangan duniawi, tetapi juga dari kehidupan akhirat.

- Advertisement -

Allah berjanji akan memberikan berkah dari langit dan bumi kepada kaum yang beriman dan bertakwa. Keberkahan ini bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam segala aspek kehidupan, seperti kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan yang hakiki.

Dengan mengutip ayat Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 96, beliau menegaskan bahwa kunci untuk meraih kebahagiaan sejati—baik di dunia maupun di akhirat—terletak pada ketakwaan dan keimanan kita. Allah berjanji akan melimpahkan berkah kepada mereka yang beriman dan bertakwa, yang bukan hanya berupa kekayaan materi, tetapi juga kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan sejati yang datang dari Allah.

“Dalam Al-Qur’an, Surat Al-A’raf ayat 96 disebutkan, jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya,” jelas Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – IPB University itu.

Ayat ini menegaskan bahwa iman dan takwa dapat membawa berkah dan kebaikan dalam kehidupan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memprioritaskan iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan beliau juga sangat menekankan bahwa seorang yang benar-benar beriman dan bertakwa tidak akan membenarkan atau mendukung perbuatan jahat. Hal ini mengarah pada pentingnya menegakkan keadilan dan selalu memilih jalan yang benar dalam setiap aspek kehidupan. 

Dalam hal ini, ketakwaan bukan hanya sekadar bentuk ibadah, tetapi juga menerapkan nilai-nilai moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. 

“Ketakwaan menuntut kita untuk selalu berada di jalan yang benar dan menegakkan kebenaran serta keadilan. Seorang yang beriman dan bertakwa tidak mungkin membela penjahat,” tegas Dosen Kehormatan Mokpo National University Korea Selatan itu.

Menurutnya, seorang yang benar-benar beriman dan bertakwa akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik di dunia ini dengan tujuan mencapai kebahagiaan yang abadi di akhirat. Oleh karena itu, seorang yang beriman dan bertakwa seharusnya fokus pada amal yang baik, menjaga akhlak, dan tidak membela kejahatan atau penjahat, karena penjahat bertentangan dengan prinsip keadilan yang diajarkan oleh Islam.

“Semoga kita semua bisa menjadi hamba yang beriman dan bertakwa, sehingga mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah di dunia dan akhirat,”imbuh Ketua Umum MAI (Masyarakat Akuakultur Indonesia) itu.

Dalam ceramahnya, Prof Rokhmin Dahuri mengingatkan kepada hadirin tentang pentingnya memohon ampunan dari Allah SWT dan senantiasa bertakwa kepada-Nya. “Karena surga yang luasnya melebihi langit dan bumi hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa,” ujarnya.

Prof. Rokhmin Dahuri mengingatkan bahwa kita hendaknya selalu meminta ampunan dari Allah SWT. Surga yang luasnya lebih dari langit dan bumi hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.

“Apapun masa lalu kita,sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadits, orang yang paling berdosa sekalipun mendapatkan jaminan untuk masuk surga  dengan taubatan nasuha (taubat yang sungguh-sungguh),” tegas Wakil Ketua Dewan Pakar Majelis Daerah KAHMI.

Hal ini sesuai dengan janji Rasulullah SAW yang memberikan harapan besar kepada setiap umat untuk selalu memperbaiki diri dan kembali kepada Allah. “Rasulullah SAW menjamin bahwa orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan masuk surga,” tegasnya.

Beliau juga menekankan bahwa Allah SWT menjanjikan kesuksesan dan kebahagiaan hidup di dunia bagi orang yang beriman dan bertakwa. Meskipun setiap manusia memiliki kekurangan dan dosa, selama ada niat yang tulus untuk bertaubat, maka peluang untuk memperoleh ampunan Allah dan masuk surga tetap terbuka lebar. “Allah menjanjikan bagi orang yang beriman dan bertakwa akan berhasil hidupnya di dunia,” katanya.

Sebagai penutup, Prof. Rokhmin Dahuri mengajak kita untuk terus menjaga iman dan takwa kita agar kita bisa mendapatkan berkah Allah, baik di dunia maupun di akhirat, serta menjadi pribadi yang lebih baik yang selalu menegakkan kebenaran dan keadilan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER