MONITOR, Jakarta – Kalangan DPRD DKI mengingatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bahwa penanganan masalah banjir tidak bisa dilawan hanya dengan anggaran besar, melainkan harus ada komitmen pembenahan infrastruktur dan alokasi yang tepat sasaran.
“Hal yang saya khawatirkan akhirnya terjadi. Jakarta banjir lagi. Dari awal tahun hujan, saya senang Jakarta tidak tergenang. Ternyata data tidak demikian,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani dalam keterangan tertulisnya kepada MONITOR.
Dari informasi yang didapat Zita, tercatat melalui data peta bencana, banjir minggu malam merendam 22 RW, dengan ketinggian dari 10 sampai 150 Cm. Ada 6 RW yang terparah.
“Jauh sebelum kejadian, kami (DPRD) sudah membantu Pemprov lewat Pansus Banjir. Saya sudah sampaikan ke gubernur strategi ideal mengatasi banjir,” terangnya.
Menurut Zita, lawan banjir tidak cukup hanya dengan anggaran besar. Tapi komitmen dan alokasi yang tepat sasaran.
“Itu kunci utamanya. Percuma saja anggaran besar tapi alokasinya tidak tepat sasaran dan komitmen pembenahan infrastrukturnya pun tidak ada,” tegasnya.
Untuk banjir kali ini, Zita pun berharap tidak banyak korban dan kerugian. “Saya melihat untuk banjir kali ini, Pemprov DKI sudah melakukan antisipasi dengan baik. Seperti early warning system, imbauannya terus dilakukan, persiapannya juga cukup baik,” jelasnya.
Zita berharap kedepannya perlu ditingkatkan komitmen pembenahan infrastruktur, baik itu jangka pendek, menengah, maupun panjang, agar Jakarta segera bisa bebas banjir.
