MONITOR, Jakarta – Kalangan anggota DPRD DKI Jakarta menyoroti penanganan banjir di Ibukota. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengatakan, dalam penanganan banjir tidak hanya bicara soal perencanaannya saja. Melainkan perlu langkah atau pelaksanaan yang konkret di lapangan.
“Kami menilai dalam perencanaan yang dilakukan oleh Pemprov DKI dalam penanganan banjir sudah cukup baik. Tapi perencanan saja tidak cukup tanpa disertai pelaksanaan yang maksimal sdehingga penanganan banjir di Ibukota dapat dituntaskan,” ujar Zita kepada wartawan, Selasa (6/10).
Diakui Zita, dalam penanganan banjir panitia khusus (pansus) banjir DPRD DKI Jakarta telah melakukan rapat bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan jajaran Eksekutif Pemprov DKI Jakarta.
“Kami mau lihat sudah sejauh mana implementasinya. Jangan sampai rencana bagus, tapi penerapannya belum maksimal,” imbuhnya.
Politisi PAN ini menyebut, pansus banjir masih menemukan adanya kelemahan dalam mengesekusi rencana yang telah dirancang. Untuk itu pada pekan depan, Pansus banjir akan melanjutkan rapat dengan memberikan rekomendasi kepada Pemprov DKI.
“Mungkin dari segi anggaran, SDM, atau hal yang lebih besar lagi. Yang jelas saat ini kami sedang menggali dan mendalami penyebab banjir di Jakarta,” jelasnya.
Lanjutnya, pansus banjir juga menyoroti dari sisi anggaran dan prioritas program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
