PEMERINTAHAN

Kementerian UMKM Ajak ASN Perluas Pasar Produk Lokal

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengajak aparatur sipil negara (ASN) mengambil peran dalam memperluas pasar produk lokal melalui Bazar ASN Gemar Belanja Lokal di Jakarta, Rabu (7/10).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan produk UMKM berkualitas kepada konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi jenama lokal.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana mengatakan ASN memiliki peran strategis dalam meningkatkan penggunaan produk lokal. Dengan jumlah dan jejaring yang luas, ASN diharapkan dapat menjadi teladan melalui pilihan produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena itu, saya mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam Gerakan ASN Gemar Belanja Lokal melalui aksi nyata: Bangga, Bela, dan Beli Produk Lokal Indonesia,” kata Temmy.

Menurut Temmy, Bazar ASN Gemar Belanja Lokal menjadi ruang untuk mempertemukan jenama lokal berkualitas dengan konsumen di lingkungan perkantoran. Kehadiran berbagai produk tersebut sekaligus menunjukkan bahwa jenama Indonesia memiliki kualitas dan potensi untuk tumbuh di pasar domestik hingga menjangkau konsumen global.

“Terdapat 11 jenama UMKM lokal yang telah berhasil menembus pasar ekspor hadir di sini,” ujar Temmy.

Ia mengatakan, kolaborasi Kementerian UMKM bersama Shopee Indonesia dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pengenalan sekaligus penggunaan produk lokal di kalangan ASN.

Dengan semakin banyak konsumen mengenal dan menggunakan produk dalam negeri, pasar domestik diharapkan dapat menjadi fondasi yang semakin kuat bagi UMKM untuk meningkatkan skala usahanya.

“Harapannya, setelah peluncuran hari ini, program Bazar ASN Gemar Belanja Lokal dapat diselenggarakan di kantor kementerian dan lembaga lainnya,” kata Temmy.

Pada kesempatan yang sama, Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan gerakan tersebut mengajak ASN mengambil peran sebagai teladan dalam memilih dan menggunakan produk lokal.

“Hari ini kita memulai sebuah gerakan yang sederhana, tetapi memiliki makna besar. Kita mengajak ASN menjadi teladan dalam memilih dan membeli produk lokal Indonesia,” kata Radynal.

Ia mengapresiasi Kementerian UMKM yang menjadi kementerian pertama dalam memulai gerakan tersebut. Menurutnya, keputusan konsumen memilih produk lokal tidak hanya menghasilkan transaksi ekonomi, tetapi juga dapat membangun kepercayaan terhadap kualitas produk buatan Indonesia.

“Ketika ASN memilih produk lokal, dampaknya tidak berhenti pada satu transaksi. Ada pesan kepada keluarga, rekan kerja, dan masyarakat bahwa produk Indonesia layak menjadi pilihan utama,” ujar Radynal.

Partisipasi dalam bazar tersebut juga memberikan kesempatan kepada jenama lokal untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

Salah satunya Deenay, jenama lokal asal Jawa Barat yang telah memperluas pasar hingga Malaysia dan Singapura. Keikutsertaan dalam Bazar ASN Gemar Belanja Lokal diharapkan dapat semakin memperkenalkan produknya di pasar domestik, termasuk di kalangan ASN.

“Kami senang bisa ikut acara ini. Semoga Deenay bukan hanya dikenal di Jawa Barat, tetapi juga semakin dikenal di kalangan teman-teman ASN,” kata perwakilan Deenay, Felicia.

Recent Posts

Menaker Tegaskan Pelatihan Vokasi Jadi Bekal Hadapi Dunia Kerja

MONITOR, Bantul — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pelatihan vokasi menjadi bekal penting bagi angkatan…

58 menit yang lalu

Kemenag Perkuat Kompetensi Penghulu Hadapi Layanan Nikah Lintas Negara

MONITOR, Malang - Kementerian Agama menyiapkan penghulu agar semakin adaptif menghadapi dinamika layanan nikah yang…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Sumbar Pascabencana

MONITOR, Padang - Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya menyebabkan…

13 jam yang lalu

Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Yogyakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan program prioritas Presiden…

13 jam yang lalu

Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru

MONITOR, Semarang - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong kolaborasi…

13 jam yang lalu

Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Biaya yang Ditanggung Jemaah Turun Rp3,4 Juta

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengumumkan hasil pembahasan Panitia Kerja…

13 jam yang lalu