PARLEMEN

Legislator: Paket Stimulus Rp26, 34 T Jadi Instrumen Jaga Daya Tahan Ekonomi Rakyat

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah meyambut baik paket stimulus ekonomi semester Il tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun yang dikeluarkan Pemerintah. Menurutnya, kebijakan ini dapat menjadi instrumen dalam menjaga daya tahan ekonomi rakyat.

“Tentunya kami mengapresiasi kebijakan paket stimulus sebesar Rp26,34 triliun yang dikeluarkan Pemerintah,” kata Charles Meikyansah, Kamis (25/6/2026).

Menurut Charles, paket stimulus ekonomi semester Il tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun perlu dilihat sebagai respons Pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, tekanan nilai tukar, serta perlambatan aktivitas ekonomi dunia.

“Kebijakan paket stimulus ini menjadi instrumen menjaga daya tahan ekonomi rakyat, terutama di tengah dinamika perekonomian yang cukup signifikan akibat tekanan ekonomi global,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi dengan total anggaran Rp 26,34 triliun yang akan diberikan secara bertahap mulai Juli mendatang. Stimulus ini disiapkan untuk mendorong konsumsi domestik dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

Total anggaran untuk sepanjang semester II-2026 tersebut akan dibagi ke delapan kebijakan mencakup insentif perpajakan, diskon transportasi, bantuan pangan, subsidi bahan baku industri, hingga perluasan program magang dan pelatihan vokasi.

Charles pun menilai, kebijakan paket stimulus yang disebut merupakan arahan lagsung dari Presiden Prabowo Subianto itu sangat relevan sebagai langkah antisipatif menghadapi tekanan ekonomi global.

“Dengan kombinasi insentif fiskal, bantuan sosial, dukungan transportasi, dan penguatan kualitas sumber daya manusia, kami melihat Pemerintah di bawah kepemimpinan Pak Prabowo tengah berusaha menjaga stabilitas ekonomi nasional,” papar Charles.

Tak hanya itu, Charles memandang Pemerintah juga sekaligus berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun 2026.

“Kami meyakini, paket stimulus yang dikeluarkan Pemerintah mampu menjaga aktivitas ekonomi produktif masyarakat dan memperkuat daya tahan ekonomi rumah tangga terhadap tekanan yang masih berlangsung,” sebutnya.

Charles lantas menyinggung kondisi ekonomi saat ini yang berbeda dengan situasi pemulihan pascapandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

“Tantangan yang dihadapi sekarang lebih bersifat struktural, mulai dari pelemahan daya beli kelompok rentan, meningkatnya biaya produksi di berbagai sektor, hingga tekanan global yang memengaruhi investasi dan ekspor nasional,” urai Charles.

Oleh karenanya, Anggota Komisi di DPR yang membidangi urusan keuangan, perencanaan pembangunan nasional itu mendorong agar stimulus ekonomi ini dapat berfungsi sebagai jembatan yang menjaga konsumsi masyarakat. Termasuk, kata Charles, untuk mempertahankan aktivitas produksi.

“Dengan aktivitas produksi dan industri yang sehat, harapannya sektor ketenagakerjaan pun juga ikut terjaga sehingga menghindari PHK karena sektor industri paling terdampak akibat tekanan ekonomi global,” lanjut politisi NasDem tersebut.

Charles menilai, paket stimulus ini mampu memperkuat fondasi ekonomi produktif yang dapat menopang pertumbuhan dalam jangka menengah. Untuk itu, ia menekankan pentingnya efektivitas kebijakan stimulus yang dikeluarkan Pemerintah.

“Ketepatan sasaran, kecepatan penyaluran, dan kemampuan Pemerintah memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan dapat menghasilkan dampak ekonomi yang berlipat,” jelas Charles.

“Sebab dalam situasi global yang semakin tidak pasti, kualitas belanja negara menjadi sama pentingnya dengan besarnya belanja negara itu sendiri,” imbuh Legislator dari Dapil Jawa Timur IV itu.

Recent Posts

Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…

4 jam yang lalu

Petugas JMTO Ruas Balikpapan-Samarinda Lakukan Pengamanan Lajur Imbas Karhutla

MONITOR, Samarinda - Petugas operasional PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) sigap menangani…

4 jam yang lalu

Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengendalian rabies di Bali melalui penyediaan vaksin,…

4 jam yang lalu

TCL Ajukan Gugatan terhadap Samsung terkait Klaim Teknologi Mini LED pada Televisi

MONITOR, Jakarta — TCL, perusahaan elektronik asal China, mengajukan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal…

12 jam yang lalu

UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik di BAZNAS Awards 2026

MONITOR, Jakarta - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik…

17 jam yang lalu

Menhaj: Pengelolaan Dana Haji Harus Aman dan Produktif

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan…

1 hari yang lalu