MONITOR, Jakarta – PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) meraih penghargaan Public Service Call Center peringkat Exceptional pada ajang Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Utama PT JMTO Tri Wahyu Subekti di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4). CCSEA 2026 merupakan kolaborasi Marketing Magazine dan CARRE Indonesian CX Focus-Customer Think dengan tema “Rahasia Melayani Sepenuh Hati”.
“Penghargaan yang diraih ini merupakan buah dari kerja keras tim yang terus melakukan inovasi dalam pemanfaatan teknologi mutakhir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan layanan yang responsif, profesional, dan berbasis digital,” kata Tri Wahyu Subekti.
JMTC merupakan penyempurnaan dari Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) yang beroperasi sejak 2005. Pada awal 2026, Jasa Marga mentransformasikan layanan call center dari 14080 menjadi 133 agar lebih singkat, mudah diingat, dan responsif bagi pengguna jalan tol.
Tri menegaskan penghargaan ini bukan akhir. “PT JMTO berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi layanan guna memberikan kenyamanan berkendara pengguna jalan tol yang menjadi prioritas utama Perusahaan,” ujarnya.
Berdasarkan data 2025, rata-rata panggilan harian ke call center JMTC mencapai 441 interaksi. Saat akhir pekan naik menjadi 546 panggilan per hari. Panggilan tak hanya dari ruas tol Jasa Marga Group, tapi juga operator lain.
Pada periode Idulfitri 1446 H/Lebaran 2025, rata-rata panggilan melonjak ke 838 per hari dari ruas Jasa Marga Group dan 232 dari ruas non-Jasa Marga Group. Artinya 27 persen total panggilan berasal dari luar Jasa Marga. Saat Nataru 2025/2026, tercatat 454 panggilan dari ruas Jasa Marga Group dan 117 dari ruas non-Jasa Marga Group, atau 26 persen dari total.
Selain call center 133, JMTC aktif menyebar informasi real-time kepadatan dan rekayasa lalu lintas lewat aplikasi Travoy, akun X @PTJASAMARGA, dan Dynamic Message Sign (DMS) di titik strategis jalan tol.
CCSEA 2026 menjadi tolok ukur nasional kualitas layanan berbasis customer experience. Penilaian dilakukan komprehensif dengan data, metodologi terukur, dan evaluasi berkelanjutan. Penghargaan ini menegaskan customer experience sebagai elemen strategis membangun identitas brand dan kepercayaan publik, sekaligus benchmark nasional untuk terus meningkatkan layanan.
