Info Arus Balik

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H+6 libur Idulfitri 1447H/2026 atau pada periode 11-27 Maret 2026 mencapai 2.561.629 kendaraan.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).

Rivan mengatakan, sebanyak 2,5 juta kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek tersebut merupakan 75,47% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.

Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 1.191.524 kendaraan (46,5%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 762.480 kendaraan (29,8%) dari arah Barat (Merak), dan 607.625 kendaraan (23,7%) dari arah Selatan (Puncak). Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)

Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 647.164 kendaraan, meningkat 37,5% dari lalin normal.

Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan jumlah 544.360 kendaraan, meningkat 2,3% dari lalin normal.

Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 1.191.524 kendaraan, meningkat 18,8% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)

Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 762.480 kendaraan, lebih rendah 2,5% dari lalin normal.

*ARAH SELATAN (PUNCAK)*

Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 607.625 kendaraan, meningkat 2,3% dari lalin normal.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+6 Idulfitri 1447H/2026 (Jumat, 27 Maret 2026) mencapai 204.426 kendaraan atau meningkat 45,7% dibanding normal (140.302 kendaraan). 

“Peningkatan jumlah kendaraan tertinggi tercatat terjadi di GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) menuju Jakarta yang mencapai 87.635 kendaraan atau meningkat sebesar 206,9% dari lalin normal sebanyak 28.559 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa arus balik dari arah Timur masih menjadi kontribusi utama lalu lintas menuju Jabotabek,” ujar Rivan.

Seiring dengan tingginya volume kendaraan dari arah Timur, Jasa Marga memastikan kesiapan operasional di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dalam menerima lonjakan arus lalu lintas. Optimalisasi dilakukan melalui penambahan gardu operasi, pengaturan lalu lintas di sekitar gerbang tol, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian guna menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju Jakarta.

“Berdasarkan diskresi Kepolisian, kami juga mengupayakan distribusi lalu lintas agar tidak terpusat di satu titik. Pengguna jalan dari arah Bandung dapat memanfaatkan jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan melalui akses KM 77 Jalan Tol Cipularang arah Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan titik pertemuan arus balik dari Bandung dan Trans Jawa,” ujar Rivan.

Dalam masa pengoperasian fungsional tersebut, pengguna jalan yang melintasi Japek II Selatan tidak dikenakan tarif. Pengguna hanya membayar tarif Jalan Tol Cipularang hingga akses Sadang sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pengguna jalan yang menuju Karawang dan sekitarnya dapat melakukan transaksi di GT Kutanegara. Sementara itu, pengguna jalan yang menuju Sukaragam, Bojongmangu, dan Setu melakukan transaksi di GT sementara di STA 53+650.

Rivan mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh agar tidak memaksakan diri dalam kondisi lelah. Pengguna jalan dapat beristirahat dengan memanfaatkan rest area yang tersedia ataupun rest area alternatif di luar jalan tol.

“Pengguna jalan juga perlu mengantisipasi pengaturan operasional rest area, khususnya di Rest Area KM 52 dan KM 62 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional selama periode arus balik. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas tol utama,” tutup Rivan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain.

Recent Posts

471 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Arah Jakarta Saat Arus Balik

MONITOR, Cikampek – Arus balik Lebaran 2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

57 menit yang lalu

Mendag Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Bapok di Pasar Minggu Terkendali

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) pasca-Lebaran dalam kondisi…

5 jam yang lalu

Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

MONITOR, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga selama periode Satuan Tugas…

6 jam yang lalu

Daftar Rekomendasi Raket Padel Noob Terbaik Pemula Edisi 2026

MONITOR, Jakarta - Lagi keranjingan main padel bareng teman di akhir pekan? Olahraga raket ini…

7 jam yang lalu

Peluang Aliansi Negara Teluk Menguat di Tengah Melemahnya Pengaruh AS di Timur Tengah

MONITOR, Jakarta – Mantan Ketua Komisi I DPR RI periode 2010–2017, Mahfuz Sidik, menilai dinamika konflik…

14 jam yang lalu

Tertahan di Hormuz; Keterlambatan Diplomasi dan Ujian Politik Bebas Aktif Indonesia

Kapal tanker Malaysia dan Thailand sudah melintasi Selat Hormuz. Kapal Indonesia masih tertahan. Ada apa dengan…

15 jam yang lalu