Selasa, 24 Maret, 2026

One Way Lokal KM 425–414 Diberlakukan, Arus Balik Tol Semarang Arah Jakarta Diurai

MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga Tol Batang–Semarang guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Idulfitri 1447 H/2026.

Kebijakan ini diterapkan atas diskresi Kepolisian dan didukung oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Skema one way lokal dimulai dari KM 425+800 Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang–Semarang, yang mulai berlaku sejak pukul 10.12 WIB.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini ditujukan untuk memperlancar arus kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta, seiring meningkatnya volume lalu lintas pada periode arus balik Lebaran.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan pihaknya mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan Kepolisian dengan memastikan kesiapan operasional di lapangan.

- Advertisement -

“Kami telah menyiapkan sejumlah langkah yang disepakati bersama Kepolisian untuk mengurai kepadatan di sekitar wilayah Semarang, salah satunya melalui penerapan one way. JTT juga memastikan kesiapan petugas serta sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas ini,” ujarnya.

Dalam mendukung kelancaran operasional, JTT memastikan layanan transaksi di gerbang tol tetap optimal. Tercatat terdapat 9 gerbang tol yang dioperasikan dengan total 37 gardu tol serta dukungan teknologi OAB. Selain itu, sebanyak 17 unit mobile reader disiagakan untuk mempercepat proses transaksi kendaraan.

JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta merencanakan perjalanan dengan baik.

Selain itu, pengguna jalan diharapkan dapat memanfaatkan rest area secara bijak dan beristirahat apabila merasa lelah, guna menjaga keselamatan selama perjalanan hingga tiba di tujuan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Ramdhan Monitor.co.id

TERPOPULER