PERISTIWA

Hujan Deras Picu Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Arah Jakarta, Sejumlah Lajur Sempat Tak Bisa Dilalui

MONITOR, Jakarta — Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air setinggi sekitar 30 cm di Ruas Tol Jagorawi KM 12+800 hingga KM 12+600 arah Jakarta, Sabtu (21/3). Genangan terpantau mulai pukul 16.45 WIB dan berdampak pada terganggunya arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melalui Representative Office 1 (RO1) langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Petugas segera melakukan langkah awal berupa identifikasi penyebab genangan dan penanganan teknis untuk mempercepat surutnya air.

Senior Manager RO1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa genangan terjadi akibat volume air yang melampaui kapasitas saluran drainase.

“Debit air yang tinggi, baik dari badan jalan tol maupun dari lingkungan sekitar, menyebabkan saluran tidak mampu menampung aliran sehingga air meluap ke badan jalan,” ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, petugas JMTM melakukan pembersihan sampah pada saluran air guna melancarkan aliran. Sementara itu, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi terdampak.

Akibat genangan tersebut, bahu luar, lajur 1, dan lajur 2 sempat tidak dapat dilintasi. Namun, lajur 3 dan lajur 4 masih bisa digunakan oleh pengguna jalan dengan pengaturan petugas di lapangan.

Selain di badan jalan tol, genangan juga terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 10 arah Bogor. Dampaknya, pompa air bersih di lokasi tersebut mengalami gangguan dan tidak dapat beroperasi sementara.

Atas pertimbangan keselamatan dan diskresi kepolisian, rest area KM 10 arah Bogor ditutup sementara sejak pukul 19.30 WIB hingga seluruh fasilitas kembali normal.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan berlangsung.

Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama saat melintasi titik-titik rawan genangan.

Recent Posts

Dominasi Arah Trans Jawa, Pergerakan Kendaraan Mudik Tembus 1,8 Juta

MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…

14 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

14 jam yang lalu

Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Lebih dari 2,1 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat

MONITOR, Jakarta — Arus lalu lintas kendaraan selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 M di wilayah…

17 jam yang lalu

Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

MONITOR, Tangsel - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang…

17 jam yang lalu

Arus Lalu Lintas Meningkat, Jasa Marga Buka Akses Contraflow hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Cikampek — Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mendorong PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)…

19 jam yang lalu

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, 621 Ribu Kendaraan Melintas ke Arah Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…

1 hari yang lalu