Sabtu, 21 Maret, 2026

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, 621 Ribu Kendaraan Melintas ke Arah Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah terlewati. Selama periode H-10 hingga H-2 Lebaran (11–19 Maret 2026), sebanyak 621.366 kendaraan tercatat bergerak menuju arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.

Jumlah tersebut meningkat signifikan hingga 145,52 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 253.080 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa puncak arus mudik tahun ini berhasil dilalui dengan lancar berkat penerapan rekayasa lalu lintas secara terintegrasi.

“Berbagai rekayasa lalu lintas telah diberlakukan, mulai dari contraflow di ruas Jakarta–Cikampek, penerapan one way nasional dari KM 70 Cikampek Utama hingga KM 414 Kalikangkung, serta one way lokal di wilayah Semarang hingga Salatiga. Langkah ini efektif menjaga kelancaran arus kendaraan menuju Trans Jawa,” ujarnya.

- Advertisement -

Memasuki periode arus balik, JTT menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk optimalisasi operasional gardu tol dan mobile reader untuk memperlancar transaksi serta meminimalkan antrean kendaraan.

Selain itu, potongan tarif tol sebesar 23 persen di ruas Batang–Semarang masih diberlakukan hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus lalu lintas sekaligus memberikan manfaat bagi pengguna jalan.

Di sisi lain, volume kendaraan dari arah timur menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 172.090 kendaraan, atau turun 30,30 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 246.886 kendaraan.

Lonjakan Lalu Lintas di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Peningkatan volume kendaraan juga terpantau di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Gerbang Tol Kalikangkung, kendaraan menuju Semarang mencapai 335.229 unit, meningkat 134,80 persen dari kondisi normal. Sementara arus keluar Semarang tercatat 105.780 kendaraan atau turun 21,40 persen.

Adapun di Gerbang Tol Banyumanik, arus menuju Solo mencapai 366.374 kendaraan atau naik 84,21 persen. Sedangkan arah Jakarta tercatat 141.739 kendaraan, turun 11,86 persen dari kondisi normal.

Untuk wilayah Jawa Timur, peningkatan terjadi di sejumlah titik. Di Gerbang Tol Warugunung, kendaraan menuju Surabaya mencapai 211.162 unit atau naik 18,68 persen, sementara arah Jakarta meningkat 32,14 persen menjadi 221.659 kendaraan.

Di Gerbang Tol Kejapanan Utama, tercatat 222.346 kendaraan menuju Malang atau naik 9,37 persen. Sementara arah Surabaya mencapai 219.443 kendaraan atau naik tipis 0,95 persen.

Sedangkan di Gerbang Tol Singosari, arus menuju Malang mencapai 120.682 kendaraan dan arah Surabaya sebanyak 113.179 kendaraan, masing-masing mengalami kenaikan sekitar 3 persen.

Imbauan bagi Pemudik

JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik. Pengendara diminta merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta mencukupi bahan bakar dan saldo uang elektronik.

Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui layanan One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau aplikasi Travoy yang tersedia di iOS dan Android.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Ramdhan Monitor.co.id

TERPOPULER