Gerbang Tol Ciawi Bogor
MONITOR, Jakarta — Arus lalu lintas kendaraan selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 M di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mengalami peningkatan. Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat total pergerakan kendaraan mencapai lebih dari 2,1 juta unit sejak H-10 hingga H-1 Idulfitri.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan kawasan Puncak Bogor mencapai 1.468.902 kendaraan atau naik 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
“Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, baik untuk keperluan mudik maupun wisata,” ujarnya.
Distribusi kendaraan tercatat melalui tiga gerbang tol utama. Lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta mencapai 685.453 kendaraan atau naik 3,25 persen. Di Gerbang Tol Cikupa arah Merak tercatat 437.783 kendaraan atau meningkat 1,93 persen. Sementara itu, lonjakan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Ciawi 1 menuju Puncak Bogor dengan 354.666 kendaraan atau naik 5,62 persen.
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, total kendaraan yang menuju Bandung dan Rancaekek tercatat sebanyak 686.617 kendaraan atau meningkat 1,46 persen dibandingkan tahun lalu.
Kenaikan signifikan terjadi di Gerbang Tol Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi dengan 370.346 kendaraan atau tumbuh 5,36 persen. Namun, volume lalu lintas di Gerbang Tol Pasteur menuju Kota Bandung justru mengalami penurunan 2,75 persen menjadi 316.271 kendaraan.
Widiyatmiko menambahkan, pihaknya memprediksi lonjakan kendaraan masih akan terjadi pada H1 dan H2 Idulfitri seiring meningkatnya aktivitas silaturahmi dan kunjungan ke destinasi wisata.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai fasilitas di rest area, khususnya di ruas Tol Jagorawi dan Padaleunyi. Fasilitas tersebut meliputi area parkir, toilet, tempat ibadah, serta beragam tenant makanan dan kebutuhan perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi, serta mencukupi bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Penggunaan satu kartu e-toll yang sama pada sistem transaksi tertutup juga penting untuk menghindari kendala saat transaksi di gerbang tol.
Jasa Marga juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui call center 133 dan aplikasi Travoy guna merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…
MONITOR, Tangsel - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang…
MONITOR, Cikampek — Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mendorong PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…