MONITOR, Bekasi – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/03). Turut hadir dalam tinjauan ini Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Infrawil AHY turut mengevaluasi pelaksanaan mudik dengan perjalanan darat via jalan tol. Menurut AHY, secara umum kondisi arus lalu lintas yang terpantau kamera CCTV terlihat ramai dan lancar. Termasuk daerah rawan kepadatan seperti, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur dalam kondisi prima.
AHY juga turut mengapresiasi inovasi teknologi milik Jasa Marga yang semakin canggih yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bersama pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Korlantas Polri, serta _stakeholder_ lainnya.
“Saya mengapresiasi Jasamarga Tollroad Command Center yang semakin modern dalam mengaplikasikan berbagai teknologi terkini baik _machine learning_ maupun _Artificial Intelligence_ (AI). Ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat terhadap situasi yang berkembang di lapangan. Selain itu, Jasa Marga juga mengembangkan Aplikasi Travoy dam menyediakan Call Center 133, sehingga mudah diakses oleh masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan atau membutuhkan informasi,” ujar AHY.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa Kepolisian terus mengupayakan kelancaran arus mudik dengan penerapan pengaturan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan di jalan tol. Di antaranya yaitu dengan memberlakukan _one way_ tahap I tanggal 17 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan _one way_ nasional tanggal 18 Maret 2026. Agus juga mengimbau masyakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) pada 17 dan 18 Maret 2026 ada rekayasa lalu lintas. Kami sudah melakukan analisa dan evaluasi _traffic counting_ sehingga pada17 Maret 2026 parameter _one way_ sepenggal tahap pertama sudah kita lakukan, kemudian dilanjutkan dengan _one way_ nasional pada 18 Maret 2026,” jelas Agus.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa kesiapan seluruh aspek layanan operasional yang terintegrasi merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai _market leader_ pengelola jalan tol dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
“Seluruh sistem pemantauan dan pengendalian lalu lintas kami pastikan berjalan optimal melalui JMTC yang terintegrasi dengan berbagai perangkat teknologi digital. Hal ini kami lakukan untuk mendukung kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran 2026,” ujar Rivan.
Saat pemantauan arus lalin, Menko AHY melakukan dialog interaktif bersama petugas Jasa Marga Siaga di lapangan yang terhubung secara langsung melalui sistem JMTC untuk memastikan kesiapan operasional di berbagai ruas tol. Saat berbincang-bincang, Menteri AHY mengapresiasi komitmen Jasa Marga dalam menghadirkan _service excellence_ bagi masyarakat.
Jasa Marga juga mengoptimalkan layanan informasi lalu lintas secara _real time_ melalui aplikasi Travoy dan siaran Radio Travoy FM guna memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi kondisi jalan, rekayasa lalu lintas, hingga alternatif rute perjalanan secara cepat dan akurat.
AHY juga berkesempatan menjadi narasumber dalam siaran langsung Radio Travoy FM yang menjelaskan bahwa pemerintah terus hadir memastikan perjalanan mudik berjalan dengan aman, lancar, dan menyenangkan dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Korlantas Polri. Sementara itu dari Jasa Marga, turut hadir Komisaris Independen Nachrowi Ramli, jajaran Direksi Jasa Marga yaitu Direktur Utama Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Layanan Yaya Ruhiya, dan Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati, beserta Group Head dan Direksi Anak Perusahan Jasa Marga Group.
Melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi dan inovasi yang andal dalam menjawab kebutuhan pelanggan guna memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

