MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses masuk menuju arah Cikampek di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Kebijakan ini dilakukan secara situasional atas diskresi pihak kepolisian menyusul tingginya volume kendaraan.
Rekayasa lalu lintas tersebut mulai diterapkan sejak Kamis (18/3) pukul 22.24 WIB di sejumlah titik akses masuk, yakni Jati Asih, Kalimalang, dan KM 10 A.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan yang terjadi di ruas jalan layang tersebut.
“Buka tutup akses masuk dilakukan secara situasional atas diskresi kepolisian karena tingginya volume kendaraan yang melintas di Ruas Layang MBZ,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/3).
Kepadatan Dipicu Volume Kendaraan dan Gangguan di Jalan
Selain lonjakan volume kendaraan, kepadatan juga dipicu oleh sejumlah gangguan di lapangan. Di antaranya kendaraan mengalami overheat, kehabisan bahan bakar minyak (BBM), ban kempis, hingga gangguan teknis lainnya.
Kondisi tersebut turut memperlambat arus lalu lintas dan berdampak pada antrean kendaraan, khususnya di titik keluar KM 48 yang merupakan pertemuan arus dari Ruas Tol Jakarta–Cikampek.
PT JJC menyebut rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk menjaga kelancaran sekaligus mencegah kepadatan yang lebih parah di titik-titik krusial.
Pengguna Jalan Diimbau Waspada
PT JJC mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama saat melintasi ruas tol layang MBZ.
Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk kecukupan bahan bakar dan daya listrik. Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk mengantisipasi perubahan cuaca seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan.
“Pastikan perjalanan dilakukan dengan persiapan yang matang agar tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” tambah Desti.
Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi layanan One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133 atau melalui aplikasi Travoy.

