Rabu, 18 Maret, 2026

290 Ribu Kendaraan Lintasi GT Cikampek Utama Menuju ke Wilayah Timur

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan penerapan rekayasa lalu lintas seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju wilayah Timur Trans Jawa. Pada periode H-10 hingga H-5 (11–16 Maret 2026), tercatat sebanyak 290.799 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Volume lalu lintas tersebut meningkat signifikan sebesar 68,99% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 172.084 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan, “Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, saat ini JTT bersama Kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal atau bisa disebut sebagai one way tahap I mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak pukul 15.18 WIB. Dilanjutkan dengan rekayasa lalu lintas contraflow KM 55 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 20.43 WIB. Selain itu, untuk mendukung kelancaran arus kendaraan menuju Trans Jawa, JTT mengoperasikan sebanyak 22 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama. Pengoperasian gardu dilakukan secara optimal dan bersifat situasional, menyesuaikan dengan dinamika volume lalu lintas di lapangan guna memastikan kelancaran transaksi serta meminimalkan antrean kendaraan di gerbang tol,” jelas Ria.

“Melihat lonjakan lalu lintas dan tingginya antusiasme masyarakat pada periode libur Idulfitri 1447H/2026, potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang masih diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas serta memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” ujar Ria.

Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama mengalami penurunan tercatat sebanyak 161.129 kendaraan, menurun 4,96% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 169.532 kendaraan.

- Advertisement -

Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

*Wilayah Jawa Tengah*

a. GT Kalikangkung

Kendaraan menuju Semarang tercatat 153.113 kendaraan (naik 58,34% dari normal 96.697 kendaraan). Sementara kendaraan meninggalkan Semarang tercatat 93.820 kendaraan (naik 1,87% dari normal 92.099 kendaraan).

b. GT Banyumanik

Arus menuju Solo tercatat 184.211 kendaraan (naik 33,53% dari normal 137.957 kendaraan). Sementara arah Jakarta mencapai 112.424 kendaraan (naik 0,21% dari normal 112.192 kendaraan).

*Wilayah Jawa Timur*

a. GT Warugunung

Kendaraan menuju Surabaya tercatat 136.817 kendaraan (naik 12,34% dari normal 121.791 kendaraan), sementara arah Jakarta mencapai 129.525 kendaraan (naik 13,54% dari normal 114.080 kendaraan).

b. GT Kejapanan Utama

Sebanyak 137.714 kendaraan menuju Malang (turun 2,64% dari normal 141.443 kendaraan), dan 144.005 kendaraan menuju Surabaya (turun 4,05% dari normal 150.090 kendaraan).

c. GT Singosari

Kendaraan menuju Malang tercatat 77.784 kendaraan (turun 4,21% dari normal 81.205 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 74.890 kendaraan (turun 2,61% dari normal 76.899 kendaraan).

PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Ramdhan Monitor.co.id

TERPOPULER