Kabar Haji

Situasi Kondusif, 25 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Berhasil Dipulangkan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan proses kedatangan dan pemulangan jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi terus berjalan dengan aman dan lancar. Pemantauan dilakukan secara intensif oleh petugas melalui Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah pada 14 Maret 2026 di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdulaziz Madinah.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, petugas melakukan monitoring terhadap proses pemulangan jemaah umrah Indonesia yang menggunakan sejumlah maskapai. Pada hari tersebut tercatat 853 jemaah umrah dipantau dalam proses kepulangan menuju Tanah Air melalui berbagai penerbangan dari Jeddah maupun Madinah.

Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan terhadap kedatangan jemaah umrah dari Indonesia ke Arab Saudi. Tercatat 763 jemaah tiba di Arab Saudi.

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah M. Ilham Effendy mengatakan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan jemaah berjalan dengan baik sejak kedatangan hingga kepulangan.

“Petugas KUH Jeddah bersama Satgas Bandara terus melakukan monitoring secara intensif di seluruh area layanan jemaah guna memastikan proses kedatangan dan pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar M. Ilham Effendy.

Ia menambahkan bahwa koordinasi juga terus dilakukan dengan maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah, serta otoritas bandara guna mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

“Koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus kami lakukan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal, termasuk dalam penanganan jemaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan penerbangan,” tambahnya.

Secara umum, situasi di lapangan terpantau kondusif dan tidak ditemukan permasalahan yang berarti selama proses pemantauan berlangsung. Jemaah yang sebelumnya sempat mengalami keterlambatan penerbangan atau stranded juga secara bertahap telah dipulangkan kembali ke Tanah Air.

M. Ilham Effendy juga menyampaikan bahwa secara kumulatif jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah kembali ke Tanah Air dalam periode 28 Februari hingga 14 Maret 2026 tercatat mencapai 25.922 orang.

“Secara kumulatif sejak 28 Februari hingga 14 Maret, tercatat sebanyak 25.922 jemaah umrah Indonesia telah dipantau dalam proses kepulangan ke Tanah Air melalui berbagai penerbangan dari Jeddah maupun Madinah,” jelasnya.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pengawasan di bandara akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan serta memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi.

Recent Posts

Wamendag Roro Tekankan Pentingnya Keamanan Ekonomi Anggota ASEAN

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan komitmen Indonesia…

12 menit yang lalu

Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

MONITOR, Semarang – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga…

6 jam yang lalu

Kemenag Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

9 jam yang lalu

Labelisasi Patriotisme Jelas Bahayakan Demokrasi

MONITOR, Jakarta - Public Virtue Research Institute (PVRI) mempertan sikap anti kritik presiden Prabowo yang…

12 jam yang lalu

Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan Mudik Gratis Bersama Jasa Marga…

14 jam yang lalu

Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis Kontras, Minta Polisi Bergerak Cepat

MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras kepada aktivis…

14 jam yang lalu