Sabtu, 7 Maret, 2026

Menag Sosialisasikan Tujuan Pembentukan Ditjen Pesantren

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan safari ke sejumlah pesantren di Jawa Timur. Menag bersilaturahmi sekaligus mensosialisasikan pembentukan Ditjen Pesantren.

Menag juga menyalurkan bantuan operasional masing-masing sebesar Rp100 juta kepada Pesantren Salafiyah Pasuruan, Pesantren Sidogiri, dan Pesantren Progresif Bumi Sholawat.

‎Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pemerintah berupaya memperkuat pembinaan pesantren agar menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan keagamaan di berbagai daerah.

‎“Sesungguhnya kita ingin ke depan dengan adanya Ditjen Pondok Pesantren, pembinaan pondok itu akan lebih banyak dan lebih merata,” kata Menag di Sidogiri, Jumat (6/3/2025).

- Advertisement -
Bantuan Operasional untuk Ponpes Sidogiri

‎Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama Basnang Said mengatakan safari pesantren menjadi sarana dialog langsung antara pemerintah dan pesantren untuk memahami kebutuhan riil di lapangan.

‎“Safari pesantren sangat penting karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog langsung antara pemerintah dan pesantren. Melalui kunjungan ini, Menteri Agama dapat melihat secara langsung dinamika, kebutuhan, serta kontribusi nyata pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Basnang.

‎Menurutnya, kunjungan langsung tersebut dapat membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih kontekstual dan berpijak pada realitas pesantren. Hal itu juga dinilai memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pembinaan umat sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Bantuan Operasional untuk Ponpes Progresif Bumi Salawat

‎Basnang menambahkan, kehadiran Menteri Agama di lingkungan pesantren juga memberikan penguatan moral bagi pengelola dan santri. Selain itu, kunjungan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara terhadap peran strategis pesantren dalam pendidikan keagamaan dan pembangunan sosial.

‎“Bagi pesantren, kunjungan ini menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, mempererat kemitraan dengan pemerintah, serta memperkuat kepercayaan diri pesantren bahwa kiprah mereka dalam pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat mendapat perhatian serius dari negara,” katanya.

‎Ia juga berharap pemerintah terus memperkuat kebijakan afirmatif bagi pesantren, baik dalam penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pendidikan, maupun pengembangan kemandirian ekonomi pesantren.

‎“Dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan berpihak pada ekosistem pesantren, pesantren akan semakin optimal menjalankan fungsinya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Basnang.

‎Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memperkuat kemitraan dengan pesantren sekaligus memastikan dukungan kebijakan dan program pemerintah dapat menjangkau lembaga pendidikan keagamaan secara lebih luas.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Ramdhan Monitor.co.id

TERPOPULER