NASIONAL

Pantau Tebing Tinggi, Mendag Pastikan Harga Telur dan Bapok Stabil

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan aktivitas perdagangan, khususnya pada ritel modern dan distributor barang di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, telah pulih pascabencana. Hal ini ditegaskan Mendag saat meninjau langsung aktivitas di Irian Supermarket & Dept. Store serta distributor telur utama pada Jumat, (27/2), guna menjamin kelancaran pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat.

“Kami lihat aktivitas di ritel modern Irian ternyata sudah berjalan dengan normal. Sudah ramai sekali. Situasi ini menunjukkan masyarakat sudah kembali berbelanja dan perdagangan di Tebing Tinggi telah pulih,” ujar Mendag Busan.

Irian menjual bapok, antara lain, beras premium, gula pasir, minyak goreng kemasan premium, telur ayam ras, cabe rawit hijau, bawang merah lokal, bawang putih, dan daging sapi. Ritel ini merupakan salah satu yang terdampak bencana banjir pada November 2025 lalu. Kunjungan konsumen sempat turun hingga 25 persen.

Salah satu pramuniaga Irian, Melvi Permata, menyampaikan, meskipun jumlah pembeli sempat turun pascabencana, harga-harga produk yang dijual relatif stabil. “Pengunjung berkurang selama dua hari, setelahnya berangsur normal. Harga jual produk, termasuk bapok, tidak naik,” ujar Melvi.

Pada awal Februari 2026, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebutkan, 259 dari 274 gerai toko swalayan yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatra Utara, atau sekitar 95 persen, telah kembali beroperasi normal. Mendag Busan menargetkan, seluruh gerai akan kembali beroperasi normal paling lambat akhir Februari 2026.

Mendag Busan juga mengunjungi distributor telur UD Hasil Ternak untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga telur di Tebing Tinggi. Dari hasil diskusi dengan pemilik distribusi UD Hasil Ternak, yaitu Fredy, harga telur per 26 Februari 2026 adalah Rp27.200 per kilogram, lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) telur yang sebesar Rp30.000 per kilogram. “Harga telur masih bagus, masih normal,” kata Mendag Busan.

Sementara itu, menurut Fredy, pemilik distribusi UD Hasil Ternak, pasokan telur ayam di Tebing Tinggi stabil. Distribusi ke pasar dan ritel modern juga sudah meningkat. “Jumlah masyarakat yang membeli telur sudah mulai banyak. Pasokan stabil. Kami distribusikan telur ayam ke pasar-pasar dan supermarket,” ujar Fredy.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumatra Utara Surya, dan Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih. Mendampingi Mendag Busan yaitu Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Moga Simatupang.

Recent Posts

Klarifikasi Zakat, Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Permohonan Maaf

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…

1 jam yang lalu

DEMA UIN Jakarta Gelar Aksi Simbolis, Desak Reformasi Total Institusi Polri

MONITOR, Ciputat - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi simbolis bertajuk…

6 jam yang lalu

Bimas Kristen Serahkan Rp20 Miliar untuk Pesparawi Nasional XIV 2026

MONITOR, Jakarta - Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama menyerahkan bantuan pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIV sebesar…

8 jam yang lalu

Update Harga Referensi Maret 2026, CPO Naik Tipis, Harga Biji Kakao Merosot

MONITOR, Jakarta - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm  Oil/CPO) untuk penetapan…

10 jam yang lalu

Kemenag di UIN Mataram Bahas Beasiswa Hingga Riset Indonesia Bangkit

MONITOR, Mataram - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Sekretariat…

13 jam yang lalu

Ramadan, Fahri Hamzah: Bisa Jadi Refleksi Bersama Elite dan Rakyat Ciptakan Persatuan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri…

13 jam yang lalu