MONITOR, Jakarta — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 pada 1 Maret 2026 dengan mempercepat transformasi dari infra as structure menuju infra as culture sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna jalan tol di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa transformasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan budaya layanan yang menempatkan pengalaman dan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama.
“Dengan total 1.736 kilometer konsesi jalan tol dan 1.294 kilometer telah beroperasi, transformasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna jalan yang semakin dinamis. Momentum HUT ke-48 menjadi refleksi bagi Jasa Marga untuk terus memperkuat budaya melayani sepenuh hati serta mempertegas peran sebagai penggerak konektivitas nasional,” ujar Rivan.

Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola Berkelanjutan
Sepanjang satu tahun terakhir, Jasa Marga mencatat berbagai pencapaian penting, termasuk implementasi inovasi layanan digital, peningkatan kualitas operasional, penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta penerapan prinsip keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Rivan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Jasa Marga atau “Roadster” atas dedikasi dan profesionalisme yang telah memperkuat kepercayaan publik.
“Dedikasi dan loyalitas seluruh Roadster menjadi fondasi penting dalam menjaga reputasi perusahaan. Kami mendorong seluruh insan Jasa Marga untuk terus meningkatkan kapabilitas, integritas, dan kolaborasi menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks,” katanya.
Penguatan sumber daya manusia dilakukan melalui implementasi budaya kerja JSMR MOVE (Modern, Optimistic, Valuable, Excellent) yang berfokus pada pengembangan kompetensi, literasi digital, dan standarisasi layanan di seluruh operasional perusahaan.
Optimalkan Command Center dan Aplikasi Travoy
Sebagai bagian dari transformasi digital, Jasa Marga mengoptimalkan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat kendali lalu lintas berbasis Intelligent Transportation System (ITS). Sistem ini terintegrasi dengan berbagai perangkat pemantauan seperti lebih dari 3.500 CCTV, sistem manajemen insiden, sensor lalu lintas, hingga platform digital Jasamarga Integrated Digitalmap (JID).
Informasi lalu lintas dari JMTC kemudian disampaikan kepada pengguna melalui aplikasi Travoy, yang berfungsi sebagai asisten perjalanan digital.
Aplikasi Travoy menyediakan berbagai fitur penting, antara lain:
• Informasi lalu lintas secara real-time
• Estimasi waktu tempuh
• Informasi tarif tol dan rute
• Resi digital transaksi tol
• Informasi lokasi dan fasilitas rest area
• Akses bantuan darurat
Dengan integrasi ini, pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan secara lebih aman, efisien, dan nyaman.
Tingkatkan Kualitas Rest Area dan Komitmen Keberlanjutan
Selain penguatan layanan digital, Jasa Marga juga meningkatkan kualitas fasilitas Travoy Rest atau rest area dengan menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman, modern, dan ramah lingkungan.
Upaya ini mencakup:
• Penataan ruang terbuka hijau
• Pengelolaan lanskap berkelanjutan
• Sistem pengelolaan sampah terpadu
• Peningkatan standar kenyamanan dan keamanan pengguna
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi infra as culture, di mana infrastruktur tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kualitas hidup masyarakat.
Komitmen Dukung Indonesia Maju 2045
Memasuki usia ke-48, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat transformasi perusahaan, memperkuat budaya layanan, dan meningkatkan kualitas operasional secara berkelanjutan.
Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Jasa Marga optimistis dapat terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan, sekaligus memperkuat peran strategis dalam pembangunan infrastruktur nasional menuju visi Indonesia Maju 2045.

