KESEHATAN

Dokter NU Bagikan Tips Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan, Tekankan Pentingnya Pola Hidup Seimbang

MONITOR, Lebak — Menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan menjadi hal penting agar umat Islam dapat beribadah secara optimal. Dokter Spesialis Patologi Klinik, dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK, menegaskan bahwa puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga membawa manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental jika dijalankan dengan pola hidup yang tepat.

Menurut dr. Agus Sunardi, puasa Ramadhan merupakan ibadah yang selaras dengan prinsip keseimbangan dalam Islam sebagaimana diajarkan Nahdlatul Ulama (NU), yaitu menjaga kemaslahatan dan keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani.

“Puasa bukanlah praktik yang melemahkan tubuh, melainkan sarana pembinaan diri agar manusia lebih disiplin, lebih sadar, dan lebih seimbang dalam menjalani kehidupan. Menjaga kesehatan selama puasa merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga amanah tubuh,” ujar dr. Agus dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kunci utama menjaga kesehatan selama puasa adalah tidak melewatkan sahur. Sahur berperan penting dalam menjaga kestabilan energi dan konsentrasi sepanjang hari. Ia menganjurkan agar masyarakat mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein, serta memperbanyak asupan cairan.

“Sahur membantu tubuh memiliki cadangan energi yang cukup. Pilih makanan yang dicerna lebih lambat seperti nasi, gandum, atau umbi-umbian, serta protein seperti telur, tahu, tempe, atau ikan,” jelasnya.

Selain sahur, dr. Agus juga menekankan pentingnya berbuka puasa secara moderat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar saat berbuka.

“Berbukalah dengan air putih dan makanan ringan secukupnya. Hindari makan berlebihan, karena puasa mengajarkan pengendalian diri dan keseimbangan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Masyarakat dianjurkan untuk minum cukup air antara waktu berbuka dan sahur, serta mengonsumsi buah-buahan yang kaya air.

Selain itu, aktivitas fisik tetap diperlukan selama Ramadhan, namun harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Aktivitas ringan hingga sedang masih dianjurkan untuk menjaga kebugaran, sementara aktivitas berat sebaiknya dihindari, terutama pada siang hari.

“Menjaga kesehatan mental juga sangat penting. Puasa melatih pengendalian emosi, sehingga memperbanyak ibadah seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, dan menjaga ketenangan batin sangat dianjurkan,” tambahnya.

Dalam perspektif Nahdlatul Ulama, lanjut dr. Agus, menjaga kesehatan selama puasa merupakan bagian dari prinsip maqashid syariah, khususnya menjaga jiwa (hifz an-nafs). Islam juga memberikan keringanan bagi orang sakit atau mereka yang memiliki kondisi medis tertentu untuk tidak berpuasa apabila dapat membahayakan kesehatan.

“Islam tidak mengajarkan ibadah yang membahayakan. Prinsipnya adalah menjaga keseimbangan dan kemaslahatan,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat, disiplin, dan seimbang, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan optimal serta memberikan manfaat spiritual dan kesehatan secara bersamaan.

“Puasa yang dijalankan dengan pola hidup sehat akan memperkuat spiritualitas sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan. Inilah keindahan ajaran Islam yang selalu selaras dengan kebutuhan manusia,” pungkasnya.

Recent Posts

Target Ekspor 100 Kontainer ke Italia, Kopi Indonesia Amankan Kontrak Baru Senilai Rp255 Miliar

MONITOR, Roma – Produk kopi Indonesia kembali menunjukkan daya saing di pasar global setelah PT ALKO…

14 menit yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Resmi Dimulai, 10 Ribu Peserta Batch I Siap Masuk Dunia Kerja

MONITOR, Bekasi – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan resmi memulai Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I…

20 menit yang lalu

Tambang Tumbuh Pesat, Rakyat Tetap Miskin: Sudah saatnya Kita Mengoreksi Arah Kebijakan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyoroti paradoks serius dalam pengelolaan…

25 menit yang lalu

Kasetum TNI Buka Rakornisset 2026 di Depok, Tekankan Inovasi dan Efisiensi Kesekretariatan

MONITOR, Depok – Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) TNI Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan resmi membuka Rapat…

1 jam yang lalu

Karantina Kepri Sertifikasi 9,2 Ton Ikan Teri Kering Asal Natuna

MONITOR, Natuna - Aktivitas sektor perikanan di Kabupaten Natuna terus menunjukkan tren positif, terutama di…

12 jam yang lalu

Longsor Ciater–Rawa Macek Tangsel, BPBD Lakukan Asesmen Cepat dan Alihkan Kendaraan Berat

Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi di…

13 jam yang lalu