NASIONAL

Wamenag: Kompak Kunci Percepatan Rehabilitasi Bencana Tegal

MONITOR, Jakarta – Solidaritas lintas lembaga pemerintah menjadi kunci percepatan pemulihan pasca bencana longsor dan tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Hal ini terlihat dalam kunjungan bersama sejumlah pejabat negara ke sejumlah titik terdampak, yakni Jembatan Ekoproyo, Desa Padasari, serta kawasan wisata Guci, yang menegaskan komitmen bersama mempercepat rehabilitasi, termasuk pemulihan rumah ibadah dan pesantren.

Kunjungan tersebut melibatkan Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Bupati Tegal Ischak Maulana, Kepala BNPB, BPBD Kota Tegal, perwakilan Kementerian Pariwisata, serta sejumlah anggota DPR RI.

Dalam kesempatan itu, Romo menegaskan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga keberlanjutan layanan keagamaan dan pendidikan pesantren yang menjadi pusat pembinaan masyarakat.

Romo juga menekankan pentingnya koordinasi berjenjang antara pengelola pesantren dengan jajaran Kemenag di daerah agar proses pemulihan berjalan efektif.

“Tentu saja tentang pesantren agar terus berkoordinasi dengan Kakan Kemenag Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kanwil Jawa Tengah. Karena bukan hanya soal material bangunan, tetapi juga pengajaran serta kelengkapan pendidikan yang lain,” ujarnya di Tegal pada Senin (16/02/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi pemerintah daerah dan aparat yang terus mendampingi proses penanganan bencana. Menurutnya, kekompakan antar lembaga menjadi modal utama percepatan pemulihan.

“Kalau kompak, kata Presiden, semuanya bisa dibuat untuk yang baik. Kekompakannya sudah ada, tinggal eksekusi perbaikan dan peningkatan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Agama menyalurkan bantuan dana untuk pemulihan pesantren di lokasi terdampak, Al-Qur’an dan Kurma. Romo berharap bantuan tersebut dapat mempercepat kebangkitan pesantren dan masyarakat terdampak agar mampu bangkit lebih kuat dari sebelumnya.

“Kami semua mendoakan agar para kiai dan seluruh warga tetap kuat, sabar, dan bangkit lebih hebat dari sebelum bencana ini terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa jumlah pengungsi akibat bencana mencapai sekitar 2.400 jiwa, namun tidak terdapat korban jiwa. Pemerintah saat ini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, sanitasi, layanan kesehatan, hingga penyediaan hunian sementara.

Ia menjelaskan, sekitar 588 unit hunian sementara telah disiapkan dan jumlahnya akan terus ditambah. Koordinasi cepat antar lembaga, termasuk BNPB dan pemerintah daerah, juga dilakukan untuk memastikan fasilitas penting seperti air bersih, dapur umum, dan rumah ibadah dapat segera berfungsi kembali menjelang ramadhan ini.

Kunjungan lintas lembaga ini menjadi simbol kuat bahwa pemulihan pasca bencana tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan melalui solidaritas nasional yang terkoordinasi. Pemerintah berharap percepatan rehabilitasi, terutama fasilitas keagamaan dan pendidikan, dapat membantu memulihkan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat menjelang bulan Ramadhan.

Recent Posts

Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan penguatan…

24 menit yang lalu

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN-TKA 2026, Kemenag Dorong Transformasi Evaluasi Pendidikan Islam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggelar Asesmen Nasional (AN) yang terintegrasi dengan Tes Kompetensi…

1 jam yang lalu

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nasional Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

3 jam yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

4 jam yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

4 jam yang lalu

Kemenperin Akselerasi Industri Barang Gunaan Penuhi Sertifikasi Halal 2026

MONITOR, Jakarta - Menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal untuk produk obat-obatan, kosmetik, dan barang gunaan…

5 jam yang lalu